Saturday, April 20, 2013

Keputren – Body Spa




Beautiful life in be-YOU-tiful me - control your life instead of life controlling you.
– Yulia Astuti; Moz5 Salon Tebet 



Sejak kecil, saya sangat menyukai kegiatan di salon, terutama pijat. Dulu, ibu sering mengajak saya menemaninya kursus kecantikan atau melakukan perawatan rambut dan tubuh di salon. Salah satu tempat spa favorite saya di Cibubur adalah Keputren, tempat spa mungil dan bersih yg berlokasi di Jl. Abdul Rahman, tidak terlalu jauh dari rumah. Hanya 5-10 menit bila ditempuh dengan berjalan kaki.  

Saat akhir pekan, saat Pop tidur siang atau bermain bersama Enzo dan Dante, saya menikmati perawatan di salon selama beberapa jam. Menyenangkan sekali, alhamdulillah. 

Yuk, nikmati foto-fotonya:

 cuci kaki memakai air hangat

setelah diurut, duduk-duduk cantik sambil menikmati minuman kunyit asam hangat

secangkir kunyit asam hangat

pijat sambil menikmati alunan musik tradisional dan menghirup wangi aromatherapy

hati, pikiran dan badan penuh cinta seperti Kamaratih dan Kamajaya :)


Semoga akhir pekan kita semua menyenangkan ya, aamiin :) 

Happy weekend!



Saturday, April 06, 2013

Roa Rica

 

Beberapa waktu yang lalu, Opa mengunjungi kami di Cibubur sambil membawa oleh-oleh dari Manado. Dua minggu sebelumnya Opa berkunjung ke Manado untuk menghadiri acara pernikahan salah satu keponakan saya. Salah satu oleh-oleh yang dibawa Opa adalah Ikan Roa asap. Senang sekali menerimanya, apalagi Pop, suka sekali dibuatkan Roa Rica. 

Roa Rica ini lebih seperti abon ikan. Dulu, alm. Ibu sering membuat Roa Rica ini untuk lauk. Dimakan bersama nasi hangat, rasanya nikmat sekali. Apalagi bila dimakan keesokan harinya, rasanya lebih nikmat. Bisa juga dimakan bersama tinutuan (bubur Manado), yumm..rasanya lezat :)

Berikut bahan-bahan dan cara membuatnya, semoga suka :)

Bahan-bahan:

15 ekor ikan roa kering yang sudah diasap, buang kepala, kulit, ekor, dan tulang, lalu haluskan dengan ditumbuk atau gunakan food processor
10 buah cabe merah & cabe rawit (tergantung selera)
10 siung bawang merah; 8 siung diiris tipis, 2 siung dihaluskan
2 siung bawang putih
2 buah tomat, dipotong kasar
1 ruas jahe, ukuran 2 cm
1 sdt garam
½ sdt gula
150 ml minyak goreng

Cara Membuat :
  1. Tumis bawang merah yang sudah diiris, tiriskan.
  2. Haluskan ikan roa asap yang telah dibuang kepala, tulang, ekor dan isi perutnya, lalu pisahkan.
  3. Haluskan bawang putih, 2 siung bawang merah, jahe, cabe merah & cabe rawit, lalu tumis.
  4. Masukkan ikan roa yang telah dihaluskan, aduk rata.
  5. Masukkan tomat yang telah dipotong-potog kecil, aduk rata, masak sampai tomat agak layu.
  6. Masukkan bawang merah yang telah ditumis, beri garam dan gula. 
  7. Cicipi rasa, angkat dan sajikan.

Catatan:
  1. Rica roa tidak boleh dimasak terlalu lama, karena rasanya akan pahit karena bawang merahnya akan gosong.
  2. Rica roa tidak perlu dimasak sampai minyaknya kering, karena minyak rica roa dan bawang merah memang akan keluar dengan sendirinya, terutama bila dibiarkan semalam. 
  3. Masukkan rica roa ke dalam toples, tutup rapat. Dapat tahan selama 3-4 hari. tapi biasanya sih, habis dalam waktu 1-2 hari saja :)

Monday, March 18, 2013

Our 6th Anniversary


Alhamdulillah, 6 tahun bersama Pop. Semoga selalu dilimpahi dan dikumpulkan dalam kebaikan dan keberkahan. Amin.

Selalu suka sama film Up dari Disney Pixar.  Nyanyi bersama yuk... 'cause true love never gets old :)


Alan Jackson

Remember when I was young and so were you
and time stood still and love was all we knew
You were the first, so was I
We made love and then you cried
Remember when

Remember when we vowed the vows
and walked the walk
Gave our hearts, made the start, it was hard
We lived and learned, life threw curves
There was joy, there was hurt
Remember when

Remember when old ones died and new were born
And life was changed, disassembled, rearranged
We came together, fell apart
And broke each other's hearts
Remember when

Remember when the sound of little feet
was the music
We danced to week to week
Brought back the love, we found trust
Vowed we'd never give it up
Remember when

Remember when thirty seemed so old
Now lookn' back it's just a steppin' stone
To where we are,
Where we've been
Said we'd do it all again
Remember when
Remember when we said when we turned gray
When the children grow up and move away
We won't be sad, we'll be glad
For all the life we've had
And we'll remember when





Wednesday, March 13, 2013

Sunday, February 24, 2013

Hari Minggu di Arundina


Salah satu hal yang istimewa di akhir pekan adalah masakan Pop untuk sarapan kami. Hanya sosis goreng dan telur mata sapi, tapi rasanya #terpampang_nyata #bukan_buaian #Alhamdulillah_yahh :) Membuat hati berbunga-bunga #tertawa_bahagia #enjoying_my_life pokoknya #shaayy


Minggu lalu saya berjalan kaki ke Arundina.Toko kecil dua lantai di Jl. Lap. Tembak Cibubur. Jaraknya sekitar 2.5 KM dari rumah.Saya selalu suka toko ini, lengkap. Dari mulai stroller bayi sampai bulu mata kereta kencana ada di sana. Saya juga suka kue-kue dan makanan yang dijual di sana. Hal yang paling saya suka adalah tokonya bersih dan nyaman, tidak terlalu ramai. Selalu menyenangkan berbelanja hari Minggu di Arundina, saya selalu melihat banyak pasangan senior yang pulang berolahraga pergi brunch di sana, dengan gaya dan pakaian yang unik. Saya juga sering melihat beberapa keluarga yang pulang dari gereja makan bersama di tempat ini. Melihat kebersamaan pasangan senior, dan kebersamaan keluarga di Arundina membuat hati saya hangat, senang melihatnya :)
Harga makanan dan barang-barang di Arundina memang agak sedikit unik - di atas harga pasar, meskipun beberapa barang termasuk murah semurah-murahnya. Tapi entahlah, toko ini tetap hidup sampai sekarang, padahal toko ini sudah berdiri sejak dahulu kala. 

Enjoy the photos:

The Boots Rp. 300-600rb


Tas Ibu Rp. 50rb

The Cafe

 Es Oyen

Bagaimana hari Minggu kamu?

Monday, February 11, 2013

Resolusi 2013

TUM Notebook Dark
dapat dibeli di: theurbanmama.com/goodies


Sudah bulan Februari, rasanya belum lega kalau belum menuliskan Resolusi 2013 di blog ini. Meskipun sedikit terlambat, mumpung masih dalam suasana Chinese New Year dan menyambut ulang tahun tanggal 20 nanti, saya  list deh, hal-hal yang ingin dan mudah-mudahan bisa saya aplikasikan di tahun 2013 ini:

1.       Semangat memasak untuk keluarga
Saya tidak terlalu suka memasak, tapi saya suka baking. Alm. Ibu tidak terlalu pandai memasak masakan yg berbumbu rumit. Masakannya selalu berupa rebusan, kukusan, panggangan atau gorengan.  Ibu jarang memasak yg rumit2 – kecuali di hari khusus seperti hari ulang tahun atau hari raya. Masakannya praktis dan mudah, dengan sedikit bumbu dan cenderung tawar. Tapi kalau soal baking, ibu jagonya. Saya selalu suka nastar daun buatan ibu, sedangkan Bapak selalu minta dibuatkan kue tart di hari biasa :p Karena itulah, saya kurang semangat kalau soal masak-memasak. Mengikuti blog kulinerpun tidak tertarik. Inginnya sih, di tahun ini makin variatif dalam memasak, gak ayam kecap atau capcay melulu. Mudah-mudahan menemukan cara yang lebih praktis untuk memasak, dari mulai persiapan sampai dengan finishing acara memasak. Mudah-mudahan menemukan cara yang praktis dan applicable agar tidak terlalu membuang banyak waktu berdiri di dapur mencuci perabotan dan mengelap meja dapur  :D

2.       Rutin membacakan buku cerita untuk Enzo dan Dante
Kegiatan membacakan buku cerita tidak selalu saya atau Pop lakukan setiap hari/ malam sebelum tidur. Karena lelah, saya hanya sanggup membaca doa bersama  Enzo dan Dante, meredupkan lampu kamar, dan mulai melakukan ritual mengomel  a la mama menyuruh mereka untuk segera tidur ;D Habisnya, kalau dibacakan buku cerita, bisa sampai 2 jam dan akhirnya mereka gak jadi ngantuk, malah segar bugar lagi. Tau sendiri deh, anak-anak itu cerewetnya minta ampun. Segala ditanya, dan biasanya gak cukup kalau hanya 1 kali cerita – inginnya cerita terus dan terus dan terus dan terus.... sampai Mamanya pengen nangis ;D
Inginnya, tahun ini bisa menemukan cara agar bisa lebih ceria dan enerjik untuk membacakan buku untuk Enzo dan Dante.

3.       Lebih sering mengajak Enzo & Dante jalan-jalan ke taman atau rumah teman Mama/ Papa
Sejak tahun lalu, setelah bertemu dengan Ninu, Hesti & Lenny – teman sekolah & kuliah yang tinggal di Cibubur juga – saya jadi lebih suka playdate ke rumah mereka dibanding bermain ke mall. Playdate di rumah itu menyenangkan, anak-anak bisa bermain, tidur siang, mandi sore, makan dengan baik. Ibu-ibunya pun bisa mengobrol dengan lebih tenang karena anak-anak berada di tempat yang aman dan nyaman. Lalu, senangnya tinggal di Cibubur, banyak hutan dan taman kota di dekat sini. Sayangnya, belum semua tempat bisa saya datangi bersama Enzo dan Dante.
Mudah-mudahan tahun ini bisa mengunjungi Telaga Arwana dan Taman Buah Mekar Sari bersama Enzo dan Dante. Tempatnya dekat, mudah-mudahan ada kesempatan.

4.      Kencan dengan Enzo dan kencan dengan Dante
Kalau kencan dengan Enzo, sudah sering dilakukan. Tapi kencan dengan Dante, masih jarang. Sebenarnya sih, agak bingung mau ajak Dante kencan ke mana, karena Dante ini jauh lebih aktif dari pada Enzo. Dante sukanya lari-lari, dan maunya apa-apa sendiri. Misalnya kalau jalan kaki, gak mau dipegangin. Kalau berenang, maunya dilepas sendiri. Belum berani ajak Dante makan berdua di luar. Pernah sesekali, tapi Dantenya masuk-masuk ke kolong meja, atau naik-naik ke kursi (kursinya gak diduduki, tapi ditunggangi), atau mengajak ngobrol orang-orang di meja sebelah. Huhuhu....  PR banget deh, kencan sama Dante. Mudah-mudahan tahun ini Dante lebih dewasa dan lebih mudah diarahkan, semoga Mama mendapatkan hidayah agar dapat mengarahkan Dante. #apeu

5.       Lebih banyak waktu pacaran dengan Pop
Sebenarnya sudah asyik sih, pacaran setelah anak-anak tidur malam. Menonton film bersama, mengobrol tentang projects yang sedang kami kerjakan, ataupun rencana belanja, liburan atau tentang hal-hal cengceremen seperti bulu mata gengges si mrs. X yang bergumpal, ataupun status Path si mrs.Z yang menceritakan sesuatuk yang statement. #apeu
Semoga tahun ini hubungannya semakin baik & sehat, semakin diberi banyak waktu untuk berdua, tapi gak banyak begadang juga, biar bisa tidur min. 6 jam dalam sehari :D 

6.       Olahraga bersama keluarga
Kalau tahun lalu saya banyak bersolo karier untuk olahraga, tahun ini mudah-mudahan menemukan olahraga yang pas untuk dilakukan bersama Pop dan anak-anak. So far sih, paling cucok itu jalan pagi dan berenang, tahun ini rencananya mau bersepeda juga. Tapi belum PD untuk melepas anak-anak bersepeda sendiri, paling dibonceng. Artinya harus membeli perlengkapan keamanan untuk bersepeda ya, seperti helm dan lain-lain. Habisnya, lelah juga kalau di tengah jalan saat jalan/ lari pagi, Dante minta gendong :D Memang lebih banyak mengeluarkan keringat sih, tapi cangkeul ya Allah :)

7.       Percaya pada kemampuan Enzo dan Dante
Mengajari Enzo dan Dante membersihkan diri, mandi, memakai pakaian, memakai sepatu sendiri. Mungkin akan lebih fokus sama Enzo, karena persiapan Enzo masuk TK Juli 2013 nanti. Semoga makin banyak hal baik yang bisa dilakukan Enzo dan Dante agar kemandiriannya terlatih dan untuk menumbuhkan rasa percaya dirinya.

8.       Membatasi penggunaan gadget di rumah
Terutama untuk saya. Anak-anak itu kan mencontoh orang tuanya. Semoga saya dapat menemukan cara yang lebih oke untuk penggunaan gadget untuk kepentingan pribadi – seperti share sesuatu di social media. Rasanya orang-orang tidak perlu tahu semua hal tentang saya. Masakan/ menu makanan saya setiap hari, film yang saya tonton setiap hari, musik yang saya dengarkan  setiap hari, ataupun saya berada di tempat mana setiap harinya. Sekali-kali sih, gak apa-apa ya, untuk eksistensi di dunia maya. Lagi pula, teman-teman saya di dunia maya itu, teman-teman saya di dunia nyata juga koq. Hanya sedikit yang benar-benar teman di dunia maya. Masalahnya adalah, waktu penggunaannya; kapan ya waktu paling enak selain di malam hari setelah anak-anak tertidur? Lagi-lagi alasannya agar tidak sering begadang.

9.       Lebih fokus soal kesehatan keluarga
Tahun lalu, kesehatan gigi dan kandungan agak terlupakan. Hasil pap smear dan general check up di awal tahun menunjukkan bahwa saya sehat, alhamdulillah. Tapi karena merasa sehat, saya melupakan rutinitas cek kesehatan gigi & kandungan. Alasannya, ribet kalau ke dokter/ RS bawa anak-anak. Padahal, bisa saja, anak-anak saya titipkan di Pop saat weekend. Praktiknya, saya lebih suka kalau weekend dipakai untuk lari pagi, ke salon, belanja atau eating out bersama keluarga atau teman-teman (biasanya TUM Event). Seharusnya bisa saja saya beri kesempatan 1 hari dalam 2 atau 3 bulan sekali untuk periksa kesehatan yaa... Mudah-mudahan tahun ini saya gak males lagi deh. Sariawannya sampai 2 minggu tuh, waktu ditambal gigi tahun lalu, gara-gara kelamaan mangap di dokter gigi. 

10.      Lebih rapi dan baik dalam financial
Sudah 2 tahun lebih saya menjadi ibu rumah tangga. Rasanya menyenangkan sekali, sekarang saya gak pusing memikirkan pemasukan vs pengeluaran. Yang pusing tinggal si Pop 
*adeuh, Pop.... deudeuh teuing.... sing barokah and sing a song yaaa... kecuuups*
Tapi, gak boleh terlena dong ya. Kita kan gak pernah tahu apa yang akan terjadi nanti. Tetap harus serapi & sedetail dulu dalam mengelola keuangan.  Syukur-syukur ada sumber penghasilan baru lagi, hal menyenangkan yang menghasilkan uang dan bisa dikerjakan dari rumah. Semoga ada kesempatan dan rejekinya. 

Semoga tahun ini kita menjadi pribadi yang lebih bersemangat, selalu tersenyum bahagia, #terpampang_nyata #bukan_buaian #bukan_khayalan, jadi pribadi yang penuh cinta, dan selalu berpikiran positif. 

Semoga dapat menjadi ibu yang sehat, bahagia, penuh cinta dan kaya lahir bathin!
Amiiin :*

Sunday, January 06, 2013

Tiga Tahun Bersama The Urban Mama

#SamsungGalaxiNote10.1 
photo by @ninityunita



Satu hal yang saya suka dari Bulan Desember adalah Hari Ibu yang diperingati setiap tanggal 22 Desember, dan tentu saja, Hari Ulang Tahun The Urban Mama. 22 Desember  2012 ini adalah hari ulang tahun TUM yang ke-3, dan tahun ini saya diberi kepercayaan dan tanggung jawab untuk menjadi Social Media Manager di TUM. Aww..sesuatu yaa.. :)
Semoga jabatan baru ini dapat membawa banyak kebaikan dan keberkahan bagi TUM dan banyak orang tua. Amin.



Dalam tiga tahun ini TUM Family sudah ada 13 orang, dan hadiah ulang tahun untuk kita semua adalah tampilan baru TUM yang tentunya lebih nyaman dan menyenangkan untuk berbagi dan berdiskusi di forum.  Dalam 3 tahun ini, ilmu dan sahabat saya bertambah dari TUM. Saya bekerja dari rumah, sambil menunggu cucian yang sedang berputar di mesin cuci, sambil menunggu ayam kecap matang, saat anak-anak tidur siang, ataupun saat semua orang sudah tidur di malam hari. Ruang meeting kami ada di smartphone, dan hebatnya kami mampu bekerja sama walaupun jarak kami berjauhan. Semuanya saya nikmati, walaupun kadang-kadang ada rasa pegal juga; di kepala, badan, hati, gigi :p 
Tapi itulah fungsi teknologi, to improve our lives. 

Selamat hari ibu dan selamat ulang tahun the urban mama, semoga selalu menikmati menjadi  bidadari di dunia dan akhirat nanti :)

Tuesday, December 25, 2012

December

Selain Februari, saya selalu suka bulan Desember. Selalu suka momen liburan, saat seluruh anggota keluarga berkumpul merayakan kebersamaan. Di bulan Desember pula, ibu berulang tahun. Momen ulang tahun ibu selalu special, karena dirayakan seluruh dunia, 25 Desember.


25 Desember ini, saya mengunjungi bapak di Bandung. Ternyata, Bapak sedang beres-beres rumah, mengecat dan mendekorasi ulang rumah. Saya menemukan album yang isinya photo-photo saya dan ibu, dan ada photo ini, one of my favorite. Saya ingat, Ibu selalu suka memakaikan saya tank top dan short pants, juga boneka Snowy ini. Saya juga suka semua cara ibu merawat rambut saya. Rambut pendek ataupun panjang, selalu Ibu rawat dengan penuh cinta. Seminggu sekali Ibu merawat rambut saya dengan parutan kelapa yang dibakar, wangi sekali. Selain dengan kelapa, ibu juga merawatnya dengan minyak cemceman. Belakangan setelah susah mendapatkan kelapa bakar untuk perawatan rambut, kami memilih untuk melakukan perawatan rambut di salon; cream bath ataupun hair spa :)

Saya juga menemukan aneka roll rambut ini. Cetarr membahana badai menggelegar sekali ya, ibu :) Dengan roll rambut ini, ibu bisa membentuk rambutnya sedemikian rupa. Pernah sekali waktu, ibu sedang menyapu lantai, dan saya menarik rambutnya. Hanya untuk memastikan bahwa rambut ibu rambut asli, bukan wig :))) Karena saya belum pernah melihat ibu memakai roll rambut di rumah, tapi kenapa oh kenapa rambutnya bisa bergulung-gulung anggun cantik memesona begitu. 
Kira-kira kapan yaa ibu menggulung rambutnya? *misteri ilahi*


Meski sampai saat ini saya tidak tahu cara memakai roll rambut itu, biarlah itu menjadi sebuah misteri dan pahala bagi ibu, penerang alam kuburnya. Amin. Mari beralih ke train case merah ini. Oh my, Ibu selalu selangkah lebih menggelora ya. Red is always great! Semua peralatan make up dan rambutnya, masuk ke dalam train case ini. Yes, merknya Ecolac, yang dulu sering saya dangdudkan; "ecolac-colec colac-colec.. hobi anak sekaraaang..". Nah, walaupun saya dangdudkan berkali-kali, Ibu tetap PD dengan train case merahnya ini, seraya berkata: "Ini nanti untuk Eka pake, kalau sudah punya kosmetik sendiri."

Nah, inti dari postingan ini adalah... Kata orang-orang, saya dan ibu memiliki wajah yang mirip. Daaann.. rambut saya dan ibu di photo di atas, mirip banget sama the sexy Morena Baccarin yang ini kaaan? Kalau tidak setuju, coba deh, teliti lebih seksama beribu-ribu kali lagi. Mengangguk dan tersenyum mengiyakan sudah lebih dari cukup. Setidaknya, mengobati kekecewaan saya atas last episode of Homeland Season 2 yang rada aneh itu; yang tetap saya tunggu kelanjutan ceritanya di Season 3. 

Semoga di ulang tahunnya kali ini, ibu diberi kelapangan di alam kuburnya, selalu tersenyum yang jauh lebih manis dan bahagia dari pada senyumnya Morena Baccarin :) Amiin :)

Monday, November 12, 2012

11.11.12

 keep calm and start baking
Dear Ibu dan Bapak,
 
Hari ini, Rabu 10 November 2010 adalah hari terakhir saya bekerja di S4mp03rn4, dan besok 11 November 2010 mengambil cuti yang tersisa dan mulai menjadi Ibu Rumah Tangga (Hidup Ibu Rumah Tangga!).
 
Terima kasih untuk semua persahabatan yang telah kita jalin selama kurang lebih 6 tahun ini.
Terima kasih kepada Pak Benny S4m, Pak Min4rtha Tejalengkara, Pak Yusl1anto, Ibu R1na Karliah, Ibu Irm4 Kan1asari, Ibu Iim Kamal1yah, Ibu Eui5 Roch4yati, dan Pak 8enNy T4ufik untuk semua coaching dan sharing ilmunya.
 
Mohon maaf atas semua kesalahan, dan saya harap kita masih bisa silaturahmi.
Saat ini saya based di Cibubur, dan thanks to the internet, kita masih bisa ketemu di dunia maya :)
 
Sampai ketemu lagi!

Surat "My Last Day" di atas selalu saya ingat. Selalu membuat saya bersyukur dengan keputusan yang saya ambil. Selalu menjadi pengingat agar saya selalu bersyukur saat saya mengalami "downs" dalam dunia per-ibu-rumah-tangga-an :D 
Oh ya, tolong abaikan tulisan-tulisan alay di surat tsb, naskah aslinya tidak pakai tulisan alay koq. Sengaja saya "alaykan" agar nama perusahaan dan nama tokoh tidak perlu muncul di search engine, agar tidak disalahgunakan :)
Kalau lihat photo di atas, sebagian orang pasti langsung berpikir bahwa jadi ibu rumah tangga itu rempong berat ya. Pake apron, bawa pel-pel-an, masak nasi, bersihin kulkas, dapet salam deh dari abu dan daster abu2. Tapi sebagian besar pasti berpendapat bahwa jadi ibu rumah tangga itu menyenangkan juga, soalnya apronnya keren gitu, beli di mana sih? Aih, kemane aje, itu mah apron happening dari family-matters.co, ada seri ibu dan anaknya pula (ehm..buzzer FM wanna be nih). Trus, pel-pel-an-nya bisa mantep gitu, koneng gonjreng kokoh ceria, itu alat pel dari 3M. Baca deh, reviewnya mommyluv chika di the urban mama tentang my cleaning gear. Kulkas LG sebagai background, dan rice cooker dari miyako di sebelah kiri. Lalu daster abu-abu berpotongan V-neck itu bukan sekedar daster biasa, itu vintage magnolia dress; mungkin harusnya dipakai untuk pakaian kerja atau meeting sama klien gitu. Berhubung saya gak ngantor, dan waktu ngantor dulu saya pakai seragam, jadinya dress ini saya pakai untuk ngepel dan beres-beres dapur sazaaa... biar bersih-bersihnya lebih cemungudh dan cetarr membahana :D
mother & baby fair 2012

Dua tahun ini kegiatannya bervariasi, dari dapur sampai ikut ngeksis di #TUMEvent. Soal dapur, kemampuan masak saya ya begitulah, meningkat sedikit, ya sebisa-bisanya aja. Tetap lebih enak masakan ibu mertua sih, tapi ya gak bisa dibandingin dong ya, masakan saya vs masakan ibu mertua, bukan lawannya hihihi... Anyway, alhamdulillah suami dan anak-anak sih suka-suka aja, dan gak pernah sakit karena makan masakan saya. Malah pernah tuh, waktu saya tinggal sebulan ke Bandung, Pop terkangen-kangen sama teh manis hangat dan telur mata sapi a la mama eka :) Katanya, walaupun cuma teh celup & telor ceplok, rasanya lain kalau buatan mama *ehmmm* Yaiya dong, buatan mama kan pake cinta sejuta rasa *lope lope lope*

Beberapa kali mengikuti #TUMEvent, yang berkesan salah satunya menjadi wakil dari the urban mama menjadi salah satu pembicara di Fun Family Talkshow di Mother & Baby Fair 2012 bersama Ninit Yunita. Sogi Indradhuaja dan Syarief Hidayatullah dari ID Ayah ASI.  

berenang senang-senang

Soal anak-anak, nah ini yang keteteran banget. Makin besar makin aktif, harus selalu fit ngeladenin anak-anak. Pernah juga saya nangis sesegukan, tapi jadi cekikikan karena Dante menuntun saya untuk olah nafas, katanya "Ayo Ma, seperti dedek, ikutin, tarik nafaaass.. hmmm..buang nafaaaas..huuuu...", aih Dante inget aja ya, cara mama menenangkan Dante kalau Dante nangis sesegukan :D
Jadi anak-anak saya bikin sibuk aja, ikut les berenang, les robotic & arts, dan playdate bersama anak-anak sahabat saya. Saya ikutkan les renang bukan karena saya ibu-ibu ambisius nyebelin gimana gitu, intinya biar saya bisa bebas berenang sementara anak-anak ditangani oleh pelatih. Lagi pula, kalau latihan sama pelatih, mereka lebih nurut dan berani. 

So far so wonderful jadi ibu rumah tangga, kadang-kadang kangen sama suasana kantor .... ehh bukan suasananya sih, tapi gajian & bonusnya hihihi..sama kadang-kadang kangen juga sama teman-teman dari Luncheon Club; Ceuceu dan Ecie. Tapi kan ada whatsapp, yg selalu update berita terkini, jadi gak terlalu terkangen-kangen termehek-mehek gimana juga sih. 

Hidup ibu rumah tangga! 



Saturday, November 10, 2012

Dantepreneurship

Batagor & Pempek

Rasulullah SAW menganjurkan untuk memberikan dorongan kepada anak-anak untuk belajar berwirausaha dengan belajar bisnis kecil-kecilan. Sang Rasul tidak merasa malu bila ada keluarganya yang berjualan di pasar, justru beliau memberikan support dengan doanya yang mustajab.
"Ya Allah, berkahilah jual belinya." [HR Thabrani]
 
Beliau juga mengajarkan anak-anak untuk tidak tidur di pagi hari, tetapi mendorong mereka untuk belajar bekerja dan menjemput rezeki sejak pagi hari.
"Tidur pada waktu pagi mencegah datangnya rezeki." [HR Ahmad]
"Ya Allah, berkahilah umatku pada pagi harinya." [HR Thabrani]


Ketupat Sayur

Sang Rasul memberikan dorongan kemandirian dengan sabdanya:
"Sebaik-baiknya usaha adalah kerja seseorang dengan tangannya sendiri." [HR Ahmad dan Hakim]
Dalam hadist lainnya, Rasulullah bersabda:
"Tidak ada seorangpun yang lebih baik daripada orang yang makan dari hasil tangannya sendiri." [HR Bukhari]


Rujak Ulek & Rujak Serut

Mengajarkan keahlian praktis dan membangun jiwa entrepreneurship pada anak merupakan hal yang positif. Walaupun Dante sepertinya belum mengerti, setidaknya Dante sudah tertarik untuk berdagang makanan kesukaan mamanya :))) 
Insya Allah besok lusa anak-anak mama bisa jadi pengusaha yang sukses mulia. Amin :)

Happy weekend!