Tuesday, July 05, 2016

King Cuts Barbershop



Sejak Enzo dan Dante kecil, saya sudah sering mengajak mereka ke salon. Makin kesini mereka mulai merasa sudah menjadi anak besar dan sudah nggak ingin potong rambut di "Salon Mama", maunya ke "Salon Papa". Lebih keren dan lebih laki :)


Di Cibubur sini, ada barbershop yang baru dibuka. Namanya King Cuts Barbershop, letaknya ada di sebelah Apotek Kimia Farma. Tempatnya clean, desain interiornya kekinian sekali, dan hasil potong rambutnya juga detail dan rapi. Di sini juga tersedia berbagai macam pomade, jadi bisa pilih-pilih deh, mana yang disuka. Selain itu sebelah kiri kanan banyak tempat makanan, ada gudeg jogja eyang utie, churros, Holland Bakery, Mie Ayam, dll, jadi sambil nunggu antrean kita bisa sambil pesan-pesan makanan dari cafe sebelah.


Enzo suka sekali dengan potongan Pompadour-nya. Dante juga suka, terlebih lagi karena sebelumnya ada "kecelakaan". Sepertinya Dante nih lagi memasuki fase "suka menggunting-gunting rambutnya sendiri", hasilnya pitak-pitak di mana-mana. Tapi setelah dirapikan di sini, bekas "kecelakaannya" sama sekali nggak kelihatan. Malah jadi rapi dan bersih, tipis agak botak tapi nggak kelihatan seperti ABRI :D Untuk anak-anak, hanya Rp. 50.000 sudah termasuk cuci rambut.


King Cuts Barbershop Cabang Lapangan Tembak ini masih buka sampai hari ini 5 Juli 2016, dan akan kembali buka tanggal 13 Juli 2016. Menyambut Lebaran ini juga ada discount 25% untuk selected pomade, berlaku sampai tanggal 5 Juli 2016 juga. Jadi, buat yang ingin merayakan liburan lebaran dengan rambut segar kekinian, segera datang deh, ke King Cuts Barbershop :)

King Cuts Barbershop
Jl. Lapangan Tembak Blok A No. 10
081285087274
Instagram: kingcuts_barbershop

Wednesday, June 29, 2016

Mentas


Enzo Dante lagi pada mandi, bercanda melulu di dalam kamar mandi.

Eyang: (marahin) di kamar mandi ngga boleh bercanda ya, ayo cepet mentas!
Dante: Oke Yang! Kak, kamu mau nyanyi apa? Bintang Kecil aja ya! (terus nyanyi Bintang Kecil)
Eyang: Eee..ayo mentas, kok malah teriak-teriak nyanyi (gedor2 pintu).
Dante: Ya kan kita lagi pentas seni, Yang. Kata eyang kan mentas, ini kita nyanyi Yang.
Eyang: Mentas itu bahasa Jawa, artinya udahan mandi dari kali. Bukan pentas seni.. bla bla bla (diterusin ngomel pake bahasa Jawa)

Sabar ya, Yang :)


Friday, June 24, 2016

Telen Ludah


Mama: Kak, gimana lapar ngga? Mau buka puasa sekarang?
Enzo: Engga, kakak kuat.
Mama: Haus nggak?
Enzo: Engga. Kakak kalo haus tinggal telen ludah aja banyak2.

Alhamdulillah, semoga kuat sampai waktunya buka puasa nanti yaa :)


Monday, June 20, 2016

Efek Kosmetik


Mama: Kak, Mama pake lipstick dulu ya, biar ngga kelihatan belum mandi.
Kakak: Jangan dibiasain Ma, pake kosmetik.
Mama: Kenapa emangnya?
Kakak: Kalo Mama setiap hari pake kosmetik, nanti, DUA RATUS TAHUN lagi, kulit wajah Mama tuh akan rusak. *serius*
Mama: O, I see.
*bukan rusak lagi Kak, 200 tahun mah, bubuk dimakan cacing*


Friday, June 17, 2016

Belajar

Me: Kakak sama Dedek udah belajar belum? Walopun libur tetap harus belajar ya, jangan nonton terus.
Enzo: Udah belajar kok Ma, tadi sama Eyang.
Me: Belajar apa?
Dante: Kita tadi belajar makan pedes Ma. Ayam goreng pake saus sambel.


Wednesday, June 15, 2016

Panasin Mobil

M: Ikut yuk!
D: Kita mau kemana Ma?
M: Ngga kemana-mana.. manasin mobil doang.
D: Emangnya Mama punya korek api banyak? Bahaya, Ma! *panik* 

Saturday, May 14, 2016

3 Resep dan Cara Mengolah Aneka Buah-buahan Australia by Chef Yuda Bustara

Duh, harus yaa ada foto ini? 
13 Mei 2016 lalu, saya hadir di Mall CIlandak Town Square untuk acara Now! In Season; Australia – Melbrourne Market yang liputannya saya tulis di sini. Menurut Chef Yuda, kita tidak perlu khawatir kehilangan nutrisi saat sedang mengolah buah, karena ada berbagai macam cara untuk menikmati buah-buahan dan tetap menjaga kandungan gizinya. Kita juga dapat menuangkan kreativitas dalam menciptakan kreasi resep buah-buahan kita sendiri. 


Di acara #NowInSeason #MelbourneMarketID ini Chef Yuda Bustara berbagi tiga resep dan cara mengolah aneka buah-buahan Australia; Baked Pears with Crème Anglais,  Plum Australia with Buffalo Mozzarella Salad plus cara mudah membuat salad dressing yang sehat dan bergizi, dan Fizzy Grapes Australia. Cara membuatnya praktis kok, yuk bikin!




Baked Pears with Crème Anglais


Bahan:
4 Pir Australia, dibelah dua memanjang
2 sdm sirup maple
2 sdm air
375 ml susu
1 vanilla bean
4 telur ayam
55 gram gula



Cara Membuat:
1.    Panaskan oven sampai 200 C.Tempatkan pir dalam pinggan tahan panas, campur sirup maple dan air dalam wadah dan tuangkan di atas pir. Panggang dalam oven, balik satu kali, selama 30 menit atau sampai lunak.
2.    Sementara itu, tuang susu dalam panci. Masukkan vanilla bean ke dalam susu, didihkan di atas api sedang.
3.    Kocok kuning telur dan gula dalam mangkuk hingga kental dan pucat. Secara bertahap kocokkan susu ke dalam campuran telur. Kembali ke panci di atas api sedang, masak, aduk terus selama 5 menit atau sampai mengental, lalu saring
4.    Sajijkan pir dengan saus.


Plum Australia with Buffalo Mozzarella Salad


Bahan:
3 buah plum Australia, potong-potong
100 gram Anggur Australia
3 Cangkir daun bayam
2 buah buffalo mozzarella
½ cangkir daun mint
60 ml minyak zaitun extra virgin
2 sdm jus lemon/ jeruk


Cara Membuat:
1.    Campurkan daun bayam. Buffalo mozzarella, potongan buah plum dan anggur Australia dan daun mint dalam mangkuk besar lalu sisihkan
2.    Kocok minyak dan jus lemon dalam mangkuk kecil dan bumbui dengan garam dan merica. Sajikan dengan salad.

Fizzy Grapes Australia


Untuk Fizzy Grapes ini, sayangnya nggak sempat foto, karena langsung habis dimakan! Rasanya manis asam segar, seru seperti ada rasa pop rocks-nya di lidah.

Bahan:
500 gram Anggur Australia
1kg dry ice
Ice box

Cara Membuat:
1.    Masukkan buah anggur Australia dan dry ice ke dalam ice box
2.    Tutup rapat dan diamkan semalaman
3.    Buah anggur Australia berubah jadi bersoda, makan langsung dan soda akan hilang dalam 15 menit



Ternyata mudah ya, mengolah aneka buah menjadi makanan yang tidak hanya sehat, tapi juga  menarik untuk disantap.



Now! In Season; Australia – Melbourne Market


Sebagai Ibu-ibu sejati, saya ngaku deh, selalu kalap tiap berbelanja sayuran dan buah-buahan segar berkualitas, apalagi kalau sedang ada harga promo! Rasanya semuanya ingin diborong, untung saja kulkasnya mini, jadi nggak bakalan muat :D


13 Mei 2016 kemarin, saya hadir di Now in Season; Australia – Melbourne Market di Mall Cilandak Town Square. Pesona Australia, khususnya Negara bagian Victoria, tidak hanya  terkenal karena Kota Melbourne yang menjadi destinasi wisata favorit, namun juga  terkenal karena kekayaan hasil panen hortikulturanya yang segar dan berkualitas. Dengan kualitas tanah yang baik, ketersediaan air yang bersih, regulasi pangan yang ketat. Serta praktik pertanian yang inovatif mendukung Australia menjadi salah satu produsen pangan dengan kualitas yang diakui dunia.




Kita tahu bahwa buah-buahan sangat besar manfaatnya, dan mengonsumsi buah-buahan yang bervariasi sangat penting bagi kesehatan. Oleh karena itu, acara Melbourne Market ini diadakan agar kita dapat menikmati kebaikan dan kesegaran buah-buahan terbaik langsung dari Australia. Melbourne Market merupakan bagian dari rangkaian program Now! In Season Australia, yaitu program untuk mempromosikan produk unggulan hasil pertanian dari Negara-negara bagian Australia, khususnya Negara bagian Victoria selama empat musim. Hadirnya program ini di Indonesia bertujuan untuk meningkatkan inovasi horticultural dengan memperkenalkan berbagai produk unggulan dari hasil pertanian Negara bagian Victoria kepada masyarakat Indonesia.


Peresmian Peluncuran oleh Brett Stevens, John Glover, & Steven Herbert


Acara ini diselenggarakan selama 2 hari di Mall Cilandak Town Square 13-14 Mei 2016 dan didukung oleh PT. Matahari Putra Prima, Tbk sebagai salah satu perusahaan ritel besar di Indonesia pemilik Hypermart dan Foodmart yang selalu menyediakan aneka buah-buahan segar berkualitas. 




Meningkatnya kesadaran masyarakat urban untuk mengadopsi gaya hidup sehat mengakibatkan bertambahnya permintaan akan buah-buahan segar dan berkualitas. PT Matahari Putra Prima, Tbk mendukung acara ini karena sesuai dengan strategi perusahaan untuk meningkatkan tingkat konsumsi buah-buahan segar di Indonesia, dan bekerja sama dengan para petani local dan supplier internasional.


Di acara ini pula Konsultan Nutrisi Jansen Ongko berbagi informasi dan tips kesehatan berhubungan dengan konsumsi sayur dan buah-buahan:
1.       Hidup sehat dimulai dengan 2 prinsip fundamental; konsumsi makanan sehat bergizi seimbang, dan olahraga teratur.
2.       Konsumsi buah-buahan segar berkualitas (matang pohon), 400 gram buah-buahan sehari dengan 3 warna buah yang berbeda.
3.       Pelajari dan berkreasi untuk menyajikan hidangan bergizi, terutama untuk penyajian sayur dan buah agar anak-anak mencintai makanan sehat.
4.       Tidak mengajak anak-anak untuk melakukan diet, tapi cari solusi agar anak-anak menyukai makanan sehat bergizi seimbang, dan ajak agar anak-anak menyukai kegiatan fisik dan melakukannya secara teratur.



Acara #NowinSeason #MelbourneMarketID ini juga menghadirkan Chef Yuda Bustara, yang berbagi 3 resep dan cara mengolah aneka buah-buahanAustralia, diantaranya Baked Pears with Crème Anglais,  Plum Australia with Buffalo Mozzarella Salad plus cara mudah membuat salad dressing yang sehat dan bergizi, dan Fizzy GrapesAustralia (resepnya ada di post setelah ini ya!). Menurut Chef Yuda Bustara, terdapat berbagai macam cara untuk dapat menikmati manfaat dari buah-buahan, yaitu dengan mengolah buah-buahan tersebut tanpa perlu khawatir kehilangan nutrisi saat mengolah buah, karena ada banyak cara untuk menikmati buah-buahan  dan tetap menjaga kandungan gizinya.

Bersama #TUMBloggers:
http://www.jadeayu.com/,http://bemzkyyeye.com/, http://innildha.blogspot.co.id/



Senang sekali bisa datang ke acara ini, dapat bertemu teman sesama blogger dan influencer, dan tentunya memperkaya  ilmu dan pengalaman baru. Jadi pengingat untuk tetap semangat menjalani gaya hidup sehat dengan mengonsumsi sayuran  dan buah-buahan segar berkualitas yang kaya akan vitamin dan nutrisi.
Let's be healthy! Eat healthy, eat Australian fruits!


Thursday, May 05, 2016

Messy Play: Bermain Air dan Busa Sabun di Halaman Sekolah



Sama seperti anak-anak lainnya, sejak kecil kedua anak saya, Enzo dan Dante suka sekali bermain air. Selain berenang, mereka pasti senang sekali kalau sesekali diizinkan untuk mencuci sepedanya. Mereka akan tertawa kegirangan saat menyiprat-nyipratkan air dan menyemprotkannya ke arah mana saja. Mereka senang bermain peran seperti menjadi petugas pemadam kebakaran atau  menjadi pegawai car wash. Kadang kucing-kucing dan seluruh mainannya juga ikut dimandikan.  


Seperti namanya, messy play ini memang kelihatannya kotor dan berantakan. Tapi ternyata messy play ini memegang peranan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan fisik, emosi dan kreativitas anak. Saya ingat ketika kecil saya dan abang-abang saya sering bermain hujan. Kalau langit sudah mulai mendung, kami akan siap-siap menuangkan shampoo ke atas kepala kami. Begitu hujan turun, kami langsung berlari ke tengah halaman, mandi dan keramas dengan air hujan. Beberapa kali hujan tidak jadi turun, atau hujannya hanya rintik-rintik, ah, kecewa deh. Shampoonya lengket di rambut kami. Setelah bermain hujan, kami lalu mandi, berganti pakaian hangat. Lalu minum susu atau teh manis hangat buatan ibu, sambil makan dan mencelupkan biscuit ke dalamnya. Meski sederhana, hal itu jadi kenangan indah bagi kami.


Messy play adalah aktivitas bermain secara aktif dengan mengeksplorasi beragam bahan dan alat. Saat melakukan messy play, seluruh panca indera anak terstimulasi dengan bahan-bahan tersebut. Ia bisa meraba tekstur, membaui, melihat, mendengar, dan bahkan mencicipi rasa dari mainan yang sedang mainkannya. Dalam messy play, fokus utamanya bukanlah menghasilkan sesuatu, melainkan proses bermain sambil belajar dengan cara yang menyenangkan bagi anak. Bahan-bahan dan alat untuk melakukan messy play ini umumnya murah meriah, yaitu bahan-bahan yang mudah didapatkan di rumah. Ada 2 jenis bahan untuk messy play: kering dan basah; contohnya: beras, pasta, kacang-kacangan dan biji-bijian, potongan kertas, batu-batuan, daun kering, ranting, tanah atau pasir, air, cat, lumpur, jelly, sabun, sampo, es batu, tepung-tepungan dan lain-lain.


Salah satu messy play yang praktis dan menyenangkan adalah bermain air dan busa sabun. Beberapa waktu lalu, di sekolah Dante (TK SOS Children’s Villages Jakarta) diadakan Pesta Busa Sabun di halaman sekolah. Sejak pagi, Dante semangat sekali untuk pergi ke sekolah. Ia sarapan cukup banyak, dan dia juga menyiapkan pakaian ganti untuk dibawa ke sekolah. Persiapan Pesta Busa Sabun ini mudah dan sederhana, membereskan bekas mainannya pun mudah.

Alat-alat yang dibutuhkan adalah:
1.       Terpal lebar untuk dihamparkan di halaman
2.       Air untuk dialirkan ke seluruh permukaan terpal
3.       Selang air
4.       Ember dan Gayung
5.       Sabun cair yang tidak pedih di mata
6.       Sedotan atau kawat untuk membuat gelembung sabun

Cara bermain busa sabun adalah sebagai berikut:
1.       Hamparkan terpal di halaman
2.       Buka keran air dan alirkan air melalui selang ke atas terpal sampai air merata
3.       Tampung air ke dalam ember
4.       Tuangkan sabun cair di merata di atas terpal
5.       Tuangkan pula sabun cair ke dalam gayung yang berisi air untuk membuat gelembung sabun
6.       Siap untuk bermain air dan busa sabun
Permainannya seru sekali. Anak-anak berlarian, melompat-lompat, membuat gelembung, saling mengelapkan busa ke rambut dan badan, dan saling menyemprot-nyemprotkan air. Syaratnya, arena permainan hanya seluas terpal , dan air dan busa sabun jangan sampai tertelan. Senang sekali melihat mereka bergembira dan tertawa bersama.
Permainan berjalan selama sekitar 30 menit – 1 jam. Anak-anak susah sekali diminta untuk berhenti. Ketika jari-jarinya mulai keriput, baru mereka mau untuk berhenti, merapikan bekas mainan lalu mandi. Merapikan bekas mainan cukup mudah: siram dan bersihkan terpal dengan air dalam ember dan selang, lalu jemur terpal sampai kering, setelah itu lipat terpal.  Air bersih di dalam ember digunakan untuk menyiram tanaman.  Sisa air sabun dialirkan ke saluran air.


Setelah mandi dan berganti pakaian, Ibu Guru menyiapkan teh manis hangat dan mie rebus telur untuk disantap bersama. Karena tenaganya banyak terpakai, anak-anak makan lahap sekali, beberapa anak ada yang sampai 2-3 kali minta tambah mie rebus. Setelah selesai makan bersama mereka berdoa lalu pulang. Sampai di rumah, Dante tidur siang lelap sekali. Perutnya kenyang dan hatinya senang.





Friday, March 25, 2016

5 Tips Membawa Anak Bermain di Kidzania Jakarta


Sudah sejak lama Enzo dan Dante minta diajak bermain ke Kidzania Jakarta.  Kidzania adalah sebuah fasilitas indoor yang menyerupai replika sebuah kota yang sesungguhnya, namun dalam ukuran anak-anak, lengkap dengan jalan raya, bangunan, ritel juga berbagai kendaran yang berjalan di sekeliling kota. Kidzania berlokasi di Pacific Place Shopping Mall lt 6, Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53, Kawasan Niaga Sudirman (SCBD), Jakarta 12190.


Kidzania adalah sebuah pusat rekreasi berkonsep edutainment yang unik bagi anak-anak usia 2-16 tahun serta orang tuanya. Dipandu oleh Zupervizor, anak-anak dapat menyelami langsung dunia kerja orang dewasa dan belajar menghargai nilai uang, seperti di dunia nyata. Di sini anak-anak menggunakan Kidzos sebagai mata uang resmi. Selain dapat belajar mengenai profesi, anak-anak juga belajar menghargai nilai uang dengan cara memilih profesi yang mereka inginkan lalu mendapatkan upah atas pekerjaan yang mereka lakukan. Upah yang mereka dapatkan ini dapat  digunakan untuk membeli barang atau menggunakan jasa yang ada di Kidzania.

Setelah tinggi badan Enzo dan Dante di atas 110cm, barulah saya mengajak mereka bermain ke sini.  Sebenarnya tinggi badan di bawah 110cm pun tidak masalah, karena di Kidzania tersedia Urbano’s House yaitu tempat bermain khusus untuk anak-anak berusia 6 tahun kebawah.  Tapi setelah mengikuti diskusi di #TUMForum di sini: http://theurbanmama.com/forum/topic216-kidzania-pacific-place-jakarta.html saya menyimpulkan bahwa establishment untuk anak-anak dengan tinggi badan di atas 110cm lebih mengasyikkan untuk Enzo dan Dante.



Di sini Enzo dan Dante memilih untuk menjadi pembalap F1, jadi mereka harus memiliki SIM A dan menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Pocari Sweat. Setelah itu Dante harus menjalani kursus menyetir di Honda Riding School sedangkan Enzo menjadi petugas pengisi BBM di SPBU milik Pertamina. Setelah berhasil memiliki SIM A, mereka diperbolehkan untuk antre untuk diberi pengarahan dan persiapan untuk balapan. Seru sekali!




Di establishment ini anak-anak harus membayar dengan Kidzos miliknya (untuk menjalani pemeriksaan kesehatan, pembuatan SIM, dan mengikuti balapan), sedangkan untuk menjadi petugas pengisi BBM, Enzo diberi upah.



Setelah balapan, mereka antre untuk menjadi petugas pemadam kebakaran. Setelah diberi pengarahan, mereka naik mobil pemadam kebakaran dan membunyikan bel berkali-kali, lalu memadamkan api di sebuah gedung yang terbakar. Setelah berhasil memadamkan api, mereka terlihat terharu dan bangga.  



Setelah menjadi petugas pemadam kebakaran, mereka beralih profesi menjadi Polisi yang bertugas menangkap pencuri yang selalu kabur dari penjara. Enzo dan Dante serius sekali saat menjadi Polisi, saya yang melihat jadi ikut tegang saat Bang Napi berhasil dijebloskan ke dalam penjara, takut kabur lagi :)



Lalu mereka beralih profesi lagi, kali ini menjadi Pilot pesawat Garuda. Di sini saya tidak ikut melihat ke dalam pesawat, menunggu di luar untuk istirahat di Parent’s Lounge, dan sesekali melihat kegiatan mereka melalui layar monitor yang tersedia di luar establishment.  Setelah berhasil mendaratkan pesawat dengan baik, mereka keluar dan diberi minuman dingin juga beberapa sticker.








Setelah itu Dante menjadi Penyanyi klub saat Enzo menjadi Chiropractor, Dante menjadi Pembuat Roti saat Enzo belajar menjadi Tukang Sulap. Setelah itu mereka menjadi Housekeeper di Hotel Royal, di sini mereka belajar tentang pentingnya memelihara kebersihan ruangan dan cara membereskan tempat tidur.  Pengalaman menjadi pelayan hotel ini terbawa sampai di rumah, sekarang terlihat ada kemajuan dari cara mereka membereskan tempat tidur dan menjaga kebersihan di rumah :)


Dari situ mereka terlihat lelah, tapi mungkin belum puas bermain. Mereka memesan taksi Blue Bird dari telepon umum yang terletak di samping Gedung Teater, lalu mengelilingi Kidzania lalu turun dan masuk ke gedung teater untuk menonton pertunjukkan Alice in The Wonderland sampai selesai. 




Lalu mereka menjadi interior desainer  di Nippon Paint Interior Design. Di sini mereka belajar mengecat dan mengatur ruangan sehingga terlihat rapi dan menarik. Pengalaman menjadi interior desainer ini juga terbawa sampai ke rumah, karena sekarang Enzo dan Dante jadi lebih rapi dalam membereskan buku dan mainannya di rumah.


Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu kita perhatikan saat mengajak anak-anak bermain di Kidzania Jakarta:

1.       Waktu Berkunjung
Saya memeriksa jam operasional dan harga tiket Kidzania pada websitenya: http://www.kidzania.co.id/. Jam operasional Kidzania pada hari Senin-Kamis adalah jam 09.00-14.00, pada saat akhir pekan terdapat 2 sesi jam 09-00-14.00 dan 15.00-20.00. Lalu saya menghubungi Customer Service untuk menanyakan pembelian tiket di hari itu, ternyata kami boleh membeli tiket langsung di tempat, kebetulan hari itu tidak ada kunjungan rombongan dari sekolah. Saya memilih waktu di Hari Jumat sesi kedua saat kegiatan anak-anak di sekolah tidak terlalu padat dan saat musim ulangan selesai. Saya sengaja tidak memilih berkunjung di musim liburan sekolah karena ingin bermain di saat pengunjung tidak terlalu padat, lagi pula pada Hari Jumat sesi kedua ini, orangtua diperbolehkan ikut masuk ke dalam beberapa establishment tertentu untuk melihat kegiatan anak. 
Anak-anak tidur siang di mobil di perjalanan dari rumah menuju Kidzania, dan begitu sampai kami makan siang dulu di food court di lantai 5. Penting untuk datang lebih awal, karena kita harus mengantre untuk check-in di Kidzania Airport, dan menukarkan tiket Kidzania dengan secarik boarding pass. Rasanya seperti di Airport betulan. 

2.       Makan Sebelum Bermain dan Tidak Membawa Makanan ke Dalam Kidzania Jakarta
Setelah memberikan boarding pass kepada crew Kidzania, tas yang dibawa harus dimasukan ke dalam scanner dan diperiksa oleh petugas. Pengunjung diberi gelang khusus dan diper bolehkan membawa air mineral, sedangkan makanan dari luar harus dititipkan di loker pada Customer Service dan dapat diambil setelah keluar dari Kidzania.
Jadi selain kondisi tubuh yang fit, penting juga untuk makan sebelum bermain, karena anak-anak akan memerlukan banyak energi untuk mengantre dan “bekerja”.
Di dalam Kidzania kita dapat menukar kupon dengan air mineral, dan tersedia juga banyak gerai makanan, dari mulai burger, pizza, ayam goreng dan nasi, juga salad dan buah potong. Anak-anak juga dapat bekerja membuat Pizza dan Roti, juga bekerja di Pabrik Teh dan Coklat untuk membawa pulang dan makan hasil masakan dan olahannya sendiri.

3.       Kenakan Pakaian dan Sepatu yang Nyaman
Di dalam Kidzania suhunya sejuk, mungkin bagi beberapa anak perlu membawa jaket. Kenakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat, sehingga mereka dapat bebas bergerak. Kalau bisa kenakan celana yang bersaku atau membawa dompet yang dapat dikalungkan atau tas pinggang untuk menyimpan SIM dan Kartu ATM Kidzania dan uang Kidzos agar tidak berceceran. Di dalam Kidzania banyak terdapat petugas yang berjualan dompet plastik, harganya sekitar Rp.40.000, jadi sebaiknya siapkan dompet atau tas pinggang yang ada rumah saja. Gunakan juga sepatu yang empuk dan nyaman, karena anak-anak akan banyak berjalan dan berlari di dalam sini. Bawa pakaian ganti, untuk berjaga-jaga kalau pakaiannya basah atau kotor.

4.       Tentukan Establishment  yang Akan Dicoba dan Antre Race Track di Awal dan Siapkan SIM
Sebelumnya kami sudah melihat-lihat  website Kidzania Jakarta, dan Enzo Dante tertarik untuk menjadi pembalap F1, pemadam kebakaran, polisi, pilot, montir, dokter, desainer interior, actor, dan pelayan hotel.  Rasanya hampir semua profesi ingin mereka coba. Jadi dengan merencanakan dan menentukan establishment yang akan dicoba ini, sangat membantu agar kesempatan bermain di Kidzania lebih optimal. Begitu masuk kami langsung mengunjungi Bank BCA untuk menukarkan cek, lalu berjalan mengelilingi Kidzania untuk melihat-lihat semua establishment sehingga anak-anak dapat memilih establishment yang mana yang paling menarik.
Bila anak-anak ingin menjadi pembalap, siapkan SIM dan uang saat anak-anak mengantre. Bila antrean panjang, berikan camilan yang dapat dibeli di gerai-gerai makanan yang banyak terdapat di Kidzania.
Jika belum memiliki SIM, anak-anak harus membuat terlebih dulu di Honda Riding School dan sebelumnya memeriksakan kesehatan di Pocari Sweat Hospital.

5.       Keluar dari Kidzania Sebelum Jam Operasional Berakhir
Di Immigration Departmentcrew Kidzania akan melepas gelang pengunjung satu-persatu, jadi antrean untuk keluar dari Kidzania biasanya mengular panjang. Kami keluar setelah Shalat Maghrib di Mushala yang terdapat di dalam Kidzania, jadi dapat menghindari antrean panjang dan dapat langsung melanjutkan makan malam di food court yang terdapat di lantai 5.

Semoga tips ini dapat membantu para orangtua yang ingin mengajak anak-anaknya bermain di Kidzania.