Thursday, May 05, 2016

Messy Play: Bermain Air dan Busa Sabun di Halaman Sekolah



Sama seperti anak-anak lainnya, sejak kecil kedua anak saya, Enzo dan Dante suka sekali bermain air. Selain berenang, mereka pasti senang sekali kalau sesekali diizinkan untuk mencuci sepedanya. Mereka akan tertawa kegirangan saat menyiprat-nyipratkan air dan menyemprotkannya ke arah mana saja. Mereka senang bermain peran seperti menjadi petugas pemadam kebakaran atau  menjadi pegawai car wash. Kadang kucing-kucing dan seluruh mainannya juga ikut dimandikan.  


Seperti namanya, messy play ini memang kelihatannya kotor dan berantakan. Tapi ternyata messy play ini memegang peranan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan fisik, emosi dan kreativitas anak. Saya ingat ketika kecil saya dan abang-abang saya sering bermain hujan. Kalau langit sudah mulai mendung, kami akan siap-siap menuangkan shampoo ke atas kepala kami. Begitu hujan turun, kami langsung berlari ke tengah halaman, mandi dan keramas dengan air hujan. Beberapa kali hujan tidak jadi turun, atau hujannya hanya rintik-rintik, ah, kecewa deh. Shampoonya lengket di rambut kami. Setelah bermain hujan, kami lalu mandi, berganti pakaian hangat. Lalu minum susu atau teh manis hangat buatan ibu, sambil makan dan mencelupkan biscuit ke dalamnya. Meski sederhana, hal itu jadi kenangan indah bagi kami.


Messy play adalah aktivitas bermain secara aktif dengan mengeksplorasi beragam bahan dan alat. Saat melakukan messy play, seluruh panca indera anak terstimulasi dengan bahan-bahan tersebut. Ia bisa meraba tekstur, membaui, melihat, mendengar, dan bahkan mencicipi rasa dari mainan yang sedang mainkannya. Dalam messy play, fokus utamanya bukanlah menghasilkan sesuatu, melainkan proses bermain sambil belajar dengan cara yang menyenangkan bagi anak. Bahan-bahan dan alat untuk melakukan messy play ini umumnya murah meriah, yaitu bahan-bahan yang mudah didapatkan di rumah. Ada 2 jenis bahan untuk messy play: kering dan basah; contohnya: beras, pasta, kacang-kacangan dan biji-bijian, potongan kertas, batu-batuan, daun kering, ranting, tanah atau pasir, air, cat, lumpur, jelly, sabun, sampo, es batu, tepung-tepungan dan lain-lain.


Salah satu messy play yang praktis dan menyenangkan adalah bermain air dan busa sabun. Beberapa waktu lalu, di sekolah Dante (TK SOS Children’s Villages Jakarta) diadakan Pesta Busa Sabun di halaman sekolah. Sejak pagi, Dante semangat sekali untuk pergi ke sekolah. Ia sarapan cukup banyak, dan dia juga menyiapkan pakaian ganti untuk dibawa ke sekolah. Persiapan Pesta Busa Sabun ini mudah dan sederhana, membereskan bekas mainannya pun mudah.

Alat-alat yang dibutuhkan adalah:
1.       Terpal lebar untuk dihamparkan di halaman
2.       Air untuk dialirkan ke seluruh permukaan terpal
3.       Selang air
4.       Ember dan Gayung
5.       Sabun cair yang tidak pedih di mata
6.       Sedotan atau kawat untuk membuat gelembung sabun

Cara bermain busa sabun adalah sebagai berikut:
1.       Hamparkan terpal di halaman
2.       Buka keran air dan alirkan air melalui selang ke atas terpal sampai air merata
3.       Tampung air ke dalam ember
4.       Tuangkan sabun cair di merata di atas terpal
5.       Tuangkan pula sabun cair ke dalam gayung yang berisi air untuk membuat gelembung sabun
6.       Siap untuk bermain air dan busa sabun
Permainannya seru sekali. Anak-anak berlarian, melompat-lompat, membuat gelembung, saling mengelapkan busa ke rambut dan badan, dan saling menyemprot-nyemprotkan air. Syaratnya, arena permainan hanya seluas terpal , dan air dan busa sabun jangan sampai tertelan. Senang sekali melihat mereka bergembira dan tertawa bersama.
Permainan berjalan selama sekitar 30 menit – 1 jam. Anak-anak susah sekali diminta untuk berhenti. Ketika jari-jarinya mulai keriput, baru mereka mau untuk berhenti, merapikan bekas mainan lalu mandi. Merapikan bekas mainan cukup mudah: siram dan bersihkan terpal dengan air dalam ember dan selang, lalu jemur terpal sampai kering, setelah itu lipat terpal.  Air bersih di dalam ember digunakan untuk menyiram tanaman.  Sisa air sabun dialirkan ke saluran air.


Setelah mandi dan berganti pakaian, Ibu Guru menyiapkan teh manis hangat dan mie rebus telur untuk disantap bersama. Karena tenaganya banyak terpakai, anak-anak makan lahap sekali, beberapa anak ada yang sampai 2-3 kali minta tambah mie rebus. Setelah selesai makan bersama mereka berdoa lalu pulang. Sampai di rumah, Dante tidur siang lelap sekali. Perutnya kenyang dan hatinya senang.





Friday, April 01, 2016

Morinaga Parenting Seminar Roadshow: Siap Cerdaskan Si Kecil Sejak Dini


Keluarga kami, terutama anak-anak, suka sekali minum susu. Kita semua tahu manfaat susu untuk tubuh kita sangatlah baik. Karena itu, senang rasanya saat beberapa waktu lalu mendapat kiriman paket dari Morinaga berupa Morinaga Chil-Kid Platinum dan Morinaga Chil-Kid Soya dari Kalbe Nutritionals. Walaupun di rumah sudah tidak ada batita, ternyata Enzo dan Dante menyukai rasanya, jadilah Morinaga Chil-Kid Platinum dan Soya ini dikonsumsi oleh mereka berdua.




Dalam mendukung pengembangan potensi Generasi Platinum, yaitu anak-anak yang siap menghadapi masa depan dengan bekal fisik yang sehat dan memiliki kecerdasan intelektual,emosi dan spiritual, maka Morinaga di bawah Kalbe Nutritionals, melansir MoriCare+ Prodiges yang merupakan sinergi antara nutrisi dan stimulasi.


Kerjasama dengan Morinaga Research Center Japan, telah menghasilkan sinergi nutrisi untuk mendukung kecerdasan multitalenta (brain care), memberikan pertahanan tubuh ganda (body defense), mendukung tumbuh kembang optimal (body growth) serta mendukung kebutuhan nutrisi Si Kecil.
Sementara untuk sinergi stimulasi, Moricare+ Prodiges memiliki modul stimulasi digital berjudul Multiple Intelligence Play Plan atau MI PLayPlan, untuk mendukung para orangtua dalam mengenali dan mengembangkan potensi Si Kecil.



Selain itu, saya juga mendapat undangan untuk berpartisipasi dalam Gerakan #SiapCerdaskanBangsa persembahan Morinaga; salah satunya dengan menghadiri Morinaga Parenting Seminar Roadshow: “Siap Cerdaskan Si Kecil Sejak Dini” yang akan dilaksanakan pada Hari Sabtu, 2 April 2016 di The Kasablanka (Mall Kota Kasablanka/ Kokas).



Gerakan #SiapCerdaskanBangsa adalah sebuah gerakan dedikasi Morinaga untuk stimulasi dini anak, mengingat pentingnya stimulasi selama 1000 hari pertama kehidupan, terutama untuk perkembangan otak Si Kecil. Wujud dukungan Morinaga berupa fasilitas Digital www.SiapCerdaskan.com ini berisi informasi mengenai pentingnya nutrisi dan stimulasi anak pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK).
Demi meningkatkan pemahaman kita sebagai ibu akan pentingnya stimulasi sejak dini, setiap klik/ kunjungan ke website tersebut akan dikonversi ke dalam nilai rupiah selama periode kampanye (April – Juni 2016) dan pada akhir periode, jumlah klik/ rupiah terkumpul akan didonasikan untuk rehabilitasi sekolah di daerah melalui Yayasan ASA (Act, Serve, Aspire).



Gerakan ini juga akan didukung oleh Gerakan 1000 Hadiah Pertama, yaitu program pengumpulan donasi berupa buku dan mainan anak sebagai alat stimulasi perkembangan otak, kepada anak-anak yang membutuhkan. Siapapun bisa mendonasikan buku layak pakai dan mainan edukatif pada Morinaga Parenting Seminar Roadshow “Siap Cerdaskan Si Kecil Sejak Dini” dan Mall to Mall Event: Dunia Generasi Platinum, selama Bulan April sampai dengan November 2016 di 15 kota.




Ada 2 buku kesukaan Enzo dan Dante, yaitu buku Sup Persahabatan dan 7 Cerita Seru Lainnya di Negeri Vegetanzia dan Siapa yang Terhebat? Dan 7 Cerita Seru Lainnya di Negeri Fruitanzia. Tinjauan 2 buku ini sudah pernah saya tulis di sini. Menurut saya inilah buku yang sangat berpengaruh bagi stimulasi dan perkembangan kecerdasan Enzo dan Dante. 



Selain itu juga beberapa permainan edukatif yang mendukung perkembangan mereka. Permainan edukatif tidak harus permainan yang rumit dan mahal, kami biasa menggunakan bahan-bahan yang murah meriah juga mudah didapat dan mudah dibuat. Salah satunya adalah messy play seperti bermain air dan busa sabun, atau beberapa permainan yang sengaja kami buat bersama dari bahan-bahan yang sudah ada di rumah, seperti permainan dari botol atau kardus bekas.


Bagus sekali ya tema kampanye dari Morinaga ini. Karena itu, saya senang sekali menerima undangan dari Morinaga yang mengajak kita untuk menganalisa Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligence) Si Kecil , langsung oleh Team Psikolog di Seminar Siap Cerdaskan Bangsa Sejak Dini. 

Topik yang akan dibahas di Seminar Parenting ini menarik sekali:
1. “Stimulasi Tumbuh Kembang Anak: Optimalkan Perkembangan Otak dan Daya Tahan Tubuh, Penentu Kecerdasan Multitalenta Si Kecil ” oleh DR. Dr. Ahmad Suryawan, SpA(K)- Dokter Ahli Tumbuh Kembang Anak & DR. Dr. Anang Endaryanto SpA(K) – Dokter Ahli Alergi-Imunologi Anak, 
2. “Kiat Pola Asuh Anak: Kenali Kecerdasannya Sejak Dini, Wujudkan Multitalentanya” oleh Dr. Rose Mini M.Si – Psikolog, dan Adrian Maulana sebagai moderator di Seminar dan Workshop .

Informasi lain mengenai  acara ini dapat dilihat di Facebook Page Morinaga Platinum, Twitter @Morinagaid, dan Instagram @MorinagaPlatinum
Pembelian tiket bisa dibeli melalui http://siapcerdaskan.com/seminar atau telp. 0856-97800387 (Asih) / 0819-05181112 (Selvi) / 0856-91453432 (Endang) / 0813-82239993 (Umi) 

Friday, March 25, 2016

5 Tips Membawa Anak Bermain di Kidzania Jakarta


Sudah sejak lama Enzo dan Dante minta diajak bermain ke Kidzania Jakarta.  Kidzania adalah sebuah fasilitas indoor yang menyerupai replika sebuah kota yang sesungguhnya, namun dalam ukuran anak-anak, lengkap dengan jalan raya, bangunan, ritel juga berbagai kendaran yang berjalan di sekeliling kota. Kidzania berlokasi di Pacific Place Shopping Mall lt 6, Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53, Kawasan Niaga Sudirman (SCBD), Jakarta 12190.


Kidzania adalah sebuah pusat rekreasi berkonsep edutainment yang unik bagi anak-anak usia 2-16 tahun serta orang tuanya. Dipandu oleh Zupervizor, anak-anak dapat menyelami langsung dunia kerja orang dewasa dan belajar menghargai nilai uang, seperti di dunia nyata. Di sini anak-anak menggunakan Kidzos sebagai mata uang resmi. Selain dapat belajar mengenai profesi, anak-anak juga belajar menghargai nilai uang dengan cara memilih profesi yang mereka inginkan lalu mendapatkan upah atas pekerjaan yang mereka lakukan. Upah yang mereka dapatkan ini dapat  digunakan untuk membeli barang atau menggunakan jasa yang ada di Kidzania.

Setelah tinggi badan Enzo dan Dante di atas 110cm, barulah saya mengajak mereka bermain ke sini.  Sebenarnya tinggi badan di bawah 110cm pun tidak masalah, karena di Kidzania tersedia Urbano’s House yaitu tempat bermain khusus untuk anak-anak berusia 6 tahun kebawah.  Tapi setelah mengikuti diskusi di #TUMForum di sini: http://theurbanmama.com/forum/topic216-kidzania-pacific-place-jakarta.html saya menyimpulkan bahwa establishment untuk anak-anak dengan tinggi badan di atas 110cm lebih mengasyikkan untuk Enzo dan Dante.



Di sini Enzo dan Dante memilih untuk menjadi pembalap F1, jadi mereka harus memiliki SIM A dan menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Pocari Sweat. Setelah itu Dante harus menjalani kursus menyetir di Honda Riding School sedangkan Enzo menjadi petugas pengisi BBM di SPBU milik Pertamina. Setelah berhasil memiliki SIM A, mereka diperbolehkan untuk antre untuk diberi pengarahan dan persiapan untuk balapan. Seru sekali!




Di establishment ini anak-anak harus membayar dengan Kidzos miliknya (untuk menjalani pemeriksaan kesehatan, pembuatan SIM, dan mengikuti balapan), sedangkan untuk menjadi petugas pengisi BBM, Enzo diberi upah.



Setelah balapan, mereka antre untuk menjadi petugas pemadam kebakaran. Setelah diberi pengarahan, mereka naik mobil pemadam kebakaran dan membunyikan bel berkali-kali, lalu memadamkan api di sebuah gedung yang terbakar. Setelah berhasil memadamkan api, mereka terlihat terharu dan bangga.  



Setelah menjadi petugas pemadam kebakaran, mereka beralih profesi menjadi Polisi yang bertugas menangkap pencuri yang selalu kabur dari penjara. Enzo dan Dante serius sekali saat menjadi Polisi, saya yang melihat jadi ikut tegang saat Bang Napi berhasil dijebloskan ke dalam penjara, takut kabur lagi :)



Lalu mereka beralih profesi lagi, kali ini menjadi Pilot pesawat Garuda. Di sini saya tidak ikut melihat ke dalam pesawat, menunggu di luar untuk istirahat di Parent’s Lounge, dan sesekali melihat kegiatan mereka melalui layar monitor yang tersedia di luar establishment.  Setelah berhasil mendaratkan pesawat dengan baik, mereka keluar dan diberi minuman dingin juga beberapa sticker.








Setelah itu Dante menjadi Penyanyi klub saat Enzo menjadi Chiropractor, Dante menjadi Pembuat Roti saat Enzo belajar menjadi Tukang Sulap. Setelah itu mereka menjadi Housekeeper di Hotel Royal, di sini mereka belajar tentang pentingnya memelihara kebersihan ruangan dan cara membereskan tempat tidur.  Pengalaman menjadi pelayan hotel ini terbawa sampai di rumah, sekarang terlihat ada kemajuan dari cara mereka membereskan tempat tidur dan menjaga kebersihan di rumah :)


Dari situ mereka terlihat lelah, tapi mungkin belum puas bermain. Mereka memesan taksi Blue Bird dari telepon umum yang terletak di samping Gedung Teater, lalu mengelilingi Kidzania lalu turun dan masuk ke gedung teater untuk menonton pertunjukkan Alice in The Wonderland sampai selesai. 




Lalu mereka menjadi interior desainer  di Nippon Paint Interior Design. Di sini mereka belajar mengecat dan mengatur ruangan sehingga terlihat rapi dan menarik. Pengalaman menjadi interior desainer ini juga terbawa sampai ke rumah, karena sekarang Enzo dan Dante jadi lebih rapi dalam membereskan buku dan mainannya di rumah.


Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu kita perhatikan saat mengajak anak-anak bermain di Kidzania Jakarta:

1.       Waktu Berkunjung
Saya memeriksa jam operasional dan harga tiket Kidzania pada websitenya: http://www.kidzania.co.id/. Jam operasional Kidzania pada hari Senin-Kamis adalah jam 09.00-14.00, pada saat akhir pekan terdapat 2 sesi jam 09-00-14.00 dan 15.00-20.00. Lalu saya menghubungi Customer Service untuk menanyakan pembelian tiket di hari itu, ternyata kami boleh membeli tiket langsung di tempat, kebetulan hari itu tidak ada kunjungan rombongan dari sekolah. Saya memilih waktu di Hari Jumat sesi kedua saat kegiatan anak-anak di sekolah tidak terlalu padat dan saat musim ulangan selesai. Saya sengaja tidak memilih berkunjung di musim liburan sekolah karena ingin bermain di saat pengunjung tidak terlalu padat, lagi pula pada Hari Jumat sesi kedua ini, orangtua diperbolehkan ikut masuk ke dalam beberapa establishment tertentu untuk melihat kegiatan anak. 
Anak-anak tidur siang di mobil di perjalanan dari rumah menuju Kidzania, dan begitu sampai kami makan siang dulu di food court di lantai 5. Penting untuk datang lebih awal, karena kita harus mengantre untuk check-in di Kidzania Airport, dan menukarkan tiket Kidzania dengan secarik boarding pass. Rasanya seperti di Airport betulan. 

2.       Makan Sebelum Bermain dan Tidak Membawa Makanan ke Dalam Kidzania Jakarta
Setelah memberikan boarding pass kepada crew Kidzania, tas yang dibawa harus dimasukan ke dalam scanner dan diperiksa oleh petugas. Pengunjung diberi gelang khusus dan diper bolehkan membawa air mineral, sedangkan makanan dari luar harus dititipkan di loker pada Customer Service dan dapat diambil setelah keluar dari Kidzania.
Jadi selain kondisi tubuh yang fit, penting juga untuk makan sebelum bermain, karena anak-anak akan memerlukan banyak energi untuk mengantre dan “bekerja”.
Di dalam Kidzania kita dapat menukar kupon dengan air mineral, dan tersedia juga banyak gerai makanan, dari mulai burger, pizza, ayam goreng dan nasi, juga salad dan buah potong. Anak-anak juga dapat bekerja membuat Pizza dan Roti, juga bekerja di Pabrik Teh dan Coklat untuk membawa pulang dan makan hasil masakan dan olahannya sendiri.

3.       Kenakan Pakaian dan Sepatu yang Nyaman
Di dalam Kidzania suhunya sejuk, mungkin bagi beberapa anak perlu membawa jaket. Kenakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat, sehingga mereka dapat bebas bergerak. Kalau bisa kenakan celana yang bersaku atau membawa dompet yang dapat dikalungkan atau tas pinggang untuk menyimpan SIM dan Kartu ATM Kidzania dan uang Kidzos agar tidak berceceran. Di dalam Kidzania banyak terdapat petugas yang berjualan dompet plastik, harganya sekitar Rp.40.000, jadi sebaiknya siapkan dompet atau tas pinggang yang ada rumah saja. Gunakan juga sepatu yang empuk dan nyaman, karena anak-anak akan banyak berjalan dan berlari di dalam sini. Bawa pakaian ganti, untuk berjaga-jaga kalau pakaiannya basah atau kotor.

4.       Tentukan Establishment  yang Akan Dicoba dan Antre Race Track di Awal dan Siapkan SIM
Sebelumnya kami sudah melihat-lihat  website Kidzania Jakarta, dan Enzo Dante tertarik untuk menjadi pembalap F1, pemadam kebakaran, polisi, pilot, montir, dokter, desainer interior, actor, dan pelayan hotel.  Rasanya hampir semua profesi ingin mereka coba. Jadi dengan merencanakan dan menentukan establishment yang akan dicoba ini, sangat membantu agar kesempatan bermain di Kidzania lebih optimal. Begitu masuk kami langsung mengunjungi Bank BCA untuk menukarkan cek, lalu berjalan mengelilingi Kidzania untuk melihat-lihat semua establishment sehingga anak-anak dapat memilih establishment yang mana yang paling menarik.
Bila anak-anak ingin menjadi pembalap, siapkan SIM dan uang saat anak-anak mengantre. Bila antrean panjang, berikan camilan yang dapat dibeli di gerai-gerai makanan yang banyak terdapat di Kidzania.
Jika belum memiliki SIM, anak-anak harus membuat terlebih dulu di Honda Riding School dan sebelumnya memeriksakan kesehatan di Pocari Sweat Hospital.

5.       Keluar dari Kidzania Sebelum Jam Operasional Berakhir
Di Immigration Departmentcrew Kidzania akan melepas gelang pengunjung satu-persatu, jadi antrean untuk keluar dari Kidzania biasanya mengular panjang. Kami keluar setelah Shalat Maghrib di Mushala yang terdapat di dalam Kidzania, jadi dapat menghindari antrean panjang dan dapat langsung melanjutkan makan malam di food court yang terdapat di lantai 5.

Semoga tips ini dapat membantu para orangtua yang ingin mengajak anak-anaknya bermain di Kidzania.

Friday, March 04, 2016

Bersyukur dan Berbagi Kebahagiaan



Pertengahan Februari lalu, Enzo dan Dante mendapat kiriman 6 kardus susu cair Morinaga Chil-Go! Setiap kardus berisi 36 produk varian Coklat, Strawberry, dan Vanilla. Jadi secara total, mereka mendapatkan 216 unit produk yang terdiri dari 3 varian rasa. Wow, banyak sekali! Alhamdulillah, rejeki anak-anak shalih! Harus bagi-bagi nih, agar teman-teman yang lain juga bisa merasakan produk unggulan baru Morinaga Chil-Go! ini.
Dengan berbagai keunggulan Morinaga Chil-Go!, dan juga dengan jaminan mutu dari Kalbe Nutritionals, saya sebagai ibu jadi lebih tenang dan percaya diri memberikan Morinaga Chil-Go! sebagai minuman selingan kepada Enzo dan Dante, juga untuk teman-temannya. 

Enzo dan Dante sangat  meyukai susu cair pertumbuhan Morinaga Chil-Go! ini, dengan memiliki susu sebanyak 6 kardus mereka ingin berbagi dengan teman-temannya. Rencananya adalah:

1.      Dante ingin berbagi dengan teman-temannya di Play Group & TK SOS Childrens’ Village Cibubur saat acara field trip ke Taman Wisata Matahari di Cisarua Bogor.
2.      Enzo ingin berbagi dengan teman-teman kelas 2 di SDS Kartika X-4 Cibubur pada saat Pelajaran Olahrga di Hari Ulang Tahunnya yang ke delapan dengan tema Be Grateful with Enzo.
3.      Enzo dan Dante ingin berbagi dengan teman-temannya di kolam renang  saat mereka les berenang Hari Sabtu pagi, juga berbagi dengan teman-teman mainnya di sekitar rumah.
Persiapannya cukup praktis, saya hanya perlu mendata jumlah murid di sekolah Enzo dan Dante. Untuk ulang tahun Enzo, rupanya dia memiliki rencana lain, yaitu ingin menambahkan buku gambar buatannya sendiri dan pensil untuk dibagikan kepada teman-temannya. Tentu saja saya mendukungnya. Setelah didata, ada total 175 botol Morinaga Chil-Go! yang harus dibagikan. Sisanya cukup bagi persediaan minuman selingan dan bekal Enzo dan Dante sebulan ini.

Nah, berikut ini adalah liputan keseruan acaranya.


1.      Berbagi Morinaga Chil-Go! Bersama Dante di Taman Wisata Matahari Cisarua Bogor




Dante sangat bersemangat untuk pergi ke Taman Wisata Matahari. Sejak sebulan lalu, begitu membaca jadwal kegiatan di TK dan tahu bahwa Februari ini akan ada kunjungan wisata ke Taman Matahari di Puncak. Pagi-pagi sekali, setelah Shalat Shubuh berjamaah, Dante mengingatkan saya untuk menyiapkan Morinaga Chil-Go! untuk dibagikan kepada teman-temannya di Play Group dan TK SOS Childrens’  Village Cibubur. Persiapannya cukup praktis, saya hanya memasukkan botol-botol Morinaga Chil-Go! ke dalam Tote Bag yang terdiri dari 3 varian rasa; coklat, vanilla dan strawberry.



Perjalanan dari Cibubur ke Cisarua pagi itu hanya sekitar 45 menit, begitu sampai anak-anak langsung berbaris melewati gerbang pemeriksaan tiket. Di dalam, sebelum berjalan menuju area agro sawah Taman Matahari, anak-anak dibagikan Morinaga Chil-Go! oleh Mas Rion, salah satu staf pengajar/ pembina di SOS Childrens’ Village. Beberapa anak saling bertukar botol, ada yang ingin mencoba semua varian rasa, ada juga yang hanya ingin minum salah satu rasa saja. Semuanya suka dan pintar minum susu rupanya. Beberapa Mama juga terlihat ikut mencicipi Morinaga Chil-Go! Yummie!



Begitu sampai di area agro sawah, anak-anak dipersilakan untuk beristirahat, makan dan minum di saung di dekat sawah, sungai dan lapangan hijau. Pemandangannya indah sekali, melihat hijaunya pohon-pohon dan rerumputan, langit yang biru cerah, melihat sapi-sapi yang sedang merumput, dan mendengar kicauan burung dan suara gemericik air sungai. Damai sekali.



Setelah beristirahat, makan dan minum susu, anak-anak berbaris lalu membentuk lingkaran untuk melakukan beberapa gerakan pemanasan diiringi musik yang ceria. Anak-anak juga diberi penjelasan tentang manfaat dan pentingnya minum susu untuk pertumbuhan dan kesehatan tulang.Setelah itu, acara dimulai.
Acara pertama adalah menanam padi. Anak-anak diajari cara menanam padi; lucu sekali melihat mereka menanam padi dengan cara berjalan mundur. Setelah itu kegiatan kedua adalah mencangkul dan memetik buah, dilanjutkan dengan acara memandikan kerbau. Dante senang sekali! Dante menggosok-gosok punggung kerbau sampai bersih, setelah bersih baru dapat ditunggangi. Setelah memandikan kerbau, anak-anak menuju lumbung padi, di sana mereka belajar menumbuk padi. Kemudian mereka membajak sawah, Dante tertawa-tawa senang membajak sawah bersama dua ekor kerbau. Setelah membajak sawah, mereka menangkap ikan mas. Dante bersemangats ekali, berlari-lari ke sana ke mari mengikuti ikan-ikan yang lincah berenang menghindari tangkapan, dan yay! Dante dapat 2 ekor ikan mas!


Setelah menangkap ikan, anak-anak mandi di pancuran di pinggir sawah, aah segarnyaaa! Lalu kami makan siang dan bermain-main berlarian berkeliling di Taman Wisata Matahari, menikmati pemandangan yang indah sambil menyeruput Morinaga Chil-Go!

2.      Be Gr8ful with Enzo di Hari Ulang Tahun Enzo yang ke-8


Keluarga kami memang tidak pernah merayakan pesta ulang tahun. Setiap tahun kami hanya berdoa dan makan bersama, mensyukuri dan memohon agar tahun-tahun yang akan kami lalui dilimpahi ilmu dan rejeki yang baik dan bermanfaat, dilimpahi banyak kebaikan dan keberkahan, ditempatkan di lingkungan yang baik bersama orang-orang yang baik, serta memohon agar kami selalu diberi nafsu dan nasib yang baik. Tahun ini Enzo berulang tahun yang ke-8, dan dia ingin berbagi bersama teman-temannya di sekolah. Jadi, tema ulang tahun Enzo kali ini adalah: Be Gr8ful with Enzo.



Pagi itu, saya mengantarkan kardus-kardus berisi Morinaga Chil-Go! ke sekolah Enzo, Setelah pelajaran olahraga, Enzo membagi-bagikan Morinaga Chil-Go! kepada teman-temannya. Sebelumnya, anak-anak diberi penjelasan mengenai manfaat dan pentingnya minum susu setiap hari bagi pertumbuhan dan kesehatan tubuh. Selain itu, Enzo juga membagikan buku gambar buatannya sendiri. Beberapa hari sebelumnya, Enzo menggambar beberapa karakter kartun kesukaannya, lalu gambar tersebut diwarnai kemudian dicetak. Gambar-gambar tersebut ia jadikan sampul buku gambarnya. Enzo juga menambahkan pensil 2B untuk menggambar.  Enzo memakai uang tabungannya sendiri untuk membeli bahan-bahan untuk membuat buku gambar dan membeli pensil. Dengan mengambil tema Be Grateful with Enzo ini, Enzo ingin mengajak teman-temannya untuk menyukai minum susu dan mengurangi penggunaan gadget dengan mengasah kreatifitas salah satunya dengan menggambar.


Ketika saya menjemputnya di sekolah, terlihat beberapa anak baru meminum Morinaga Chil-Go! nya. Beberapa murid dari kelas lain juga datang menghampiri Enzo dan mengucapkan selamat ulang tahun, beberapa ada yang memberinya kado. Enzo senang sekali.

3.      Morinaga Chil-Go! untuk Anak-anak yang Aktif dan Ceria


Setiap Sabtu pagi, Enzo dan Dante pergi berenang di kolam renang umum di dekat rumah. Enzo berenang bersama pelatihnya Pak Sabar yang orangnya juga sangat sabar, sedangkan Dante berlatih bersama Pak Kosim. Enzo dan Dante berencana membagi-bagikan susu cair Morinaga Chil-Go! untuk teman-temannya di tempat renang. Setelah berenang dan mandi, anak-anak makan dan minum bersama. Setelah itu sambil menunggu jemputan datang, mereka berlarian mengejar kupu-kupu. Seru sekali, senang melihat anak-anak yang enerjik dan ceria.


Selain berbagi dengan teman-teman di sekolah dan di tempat les renang, Enzo dan Dante juga berbagi Morinaga Chil-Go!nya dengan anak-anak di sekitar rumah; anaknya Mbak Asisten Rumah Tangga, anaknya Tukang Kebun, anaknya Bang Ojek, juga teman-temannya bermain sepeda.  

Terima kasih Morinaga Chil-Go! sudah membantu memudahkan Enzo dan Dante untuk belajar berbagi. Semoga ini dapat menjadi salah satu jalan untuk menguatkan silaturahmi dan mempererat kasih sayang.



Thursday, March 03, 2016

Belajar Berbagi




Kedua anak saya, Enzo dan Dante, suka sekali minum susu.  Jadi susu cair selalu masuk dalam daftar belanja saya setiap bulan. Senang sekali rasanya saat mendapat kiriman 6 kardus susu cair Morinaga Chil-Go! Setiap kardus berisi 36 produk varian Coklat, Strawberry, dan Vanilla. Jadi secara total, saya mendapatkan 216 unit produk yang terdiri dari tiga varian rasa. Wow, banyak sekali! Alhamdulillah, rejeki anak-anak shalih! Harus berbagi nih, agar teman-teman yang lain juga bisa merasakan produk unggulan baru Morinaga Chil-Go! ini.


Morinaga Chil-Go! adalah susu cair pertumbuhan untuk anak usia 1-12 tahun. Enzo menyukai rasa coklat dan vanilla, sedangkan Dante menyukai  rasa strawberry dan vanilla. Kemasannya mungil, 140ml, praktis untuk dibawa-bawa dan pas untuk sekali minum. Botolnya pun terbuat dari bahan dasar yang ramah lingkungan karena dapat didaur ulang.

Periode Emas perkembangan otak anak-anak, terutama pada fungsi kognitif masih berlangsung hingga usianya 12 tahun. Karena itu, saya selalu mendukung periode perkembangan emas mereka dengan mencukupi mereka dengan nutrisi seimbang; selain nutrisi psikologis (dengan memilih untuk berhenti bekerja kantoran lalu menjadi ibu rumah tangga sejak 5 tahun lalu), mencukupi kebutuhan fisiknya dengan mendukung mereka untuk tetap aktif berolahraga dan berkarya, saya juga mencukupi mereka dengan menyusui mereka hingga 2 tahun (3 tahun lebih untuk Dante), menyiapkan MPASI homemade dan asupan makanan dan minuman yang kaya gizi, termasuk memilihkan jajanan yang baik dan bergizi untuk mereka. Morinaga Chil-Go! adalah salah satu pilihan saya untuk mendukung periode perkembangan emas Enzo dan Dante.

Nutrisi yang terkandung dalam susu cair pertumbuhan Morinaga Chil-Go! ini adalah:
1.      Kolin dan Inositol yang berperan dalam penyimpanan memori, berpikir, berbicara dan gerakan sadar.
2.      Vitamin B Kompleks, Zat Besi dan Yodium yang merupakan vitamin dan mineral yang berperan penting pada system saraf dan konsentrasi anak.
Morinaga Chil-Go! dilengkapi dengan nutrisi penunjang pertahanan daya tahan tubuh ganda, diantaranya:
1.      Prebiotik Inulin 1000 mg yang merupakan Prebiotik (makanan bagi bakteri baik) dan serat pangan untuk membantu kesehatansaluran cerna anak.
2.      Zinc yang membantu meningkatkan system imunitas tubuh.
3.      Kalsium yang berguna untuk pembentukan tulang dan gigi.
4.      Vitamin A, C, dan E yang melindungi sel tubuh agar dapat berfungsi dengan baik.



Morinaga Chil-Go! merupakan produk inovasi unggulan dari Kalbe &Morinaga dalam bentuk susu cair siap minum yang istimewa; sinergi nutrisi tepat antara faktor kecerdasan dan pertahanan tubuh ganda untuk generasi platinum yang multi talenta. 
Kalbe Nutritionals selalu berkomitmen untuk memproduksi produk-produk nutrisi berkualitas terbaik, dengan bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan nutrisi terkemuka; salah satunya adalah Morinaga Milk Industry Co. Ltd. (Morinaga Jepang), yang meresmikan pusat produksi PT KALBE Morinaga Indonesia pada tahun 2005. Hingga saat ini, PT KALBE Morinaga Indonesia sebagai salah satu bagian fungsi manufacturing untuk KALBE Nutritionals, teguh mempertahankan komitmen untuk menyediakan produk-produk berkualitas terbaik untuk semua konsumen. 




Dengan berbagai keunggulan seperti yang sudah saya sebutkan di atas, dan juga jaminan mutu dari Kalbe Nutritionals, saya sebagai ibu jadi lebih tenang dan percaya diri memberikan Morinaga Chil-Go! sebagai minuman selingan kepada Enzo dan Dante, juga teman-temannya.

Enzo dan Dante sangat  meyukai susu cair pertumbuhan Morinaga Chil-Go! ini, dengan memiliki susu sebanyak 6 kardus ini mereka ingin berbagi dengan teman-temannya. Rencananya seperti ini:


1.      Dante ingin berbagi dengan teman-temannya di Play Group & TK SOS Childrens’ Village Cibubur saat acara field trip ke Taman Wisata Matahari di Cisarua Bogor.


2.      Enzo ingin berbagi dengan teman-teman kelas 2 di SDS Kartika X-4 Cibubur pada saat Pelajaran Olahrga di Hari Ulang Tahunnya yang ke delapan dengan tema Be Grateful with Enzo.

3.      Enzo dan Dante ingin berbagi dengan teman-temannya di kolam renang  saat mereka les berenang Hari Sabtu pagi, juga berbagi dengan teman-teman mainnya di sekitar rumah.



Persiapannya cukup praktis, saya hanya perlu mendata jumlah murid di sekolah Enzo dan Dante. Untuk ulang tahun Enzo, rupanya dia memiliki rencana lain, yaitu ingin menambahkan buku gambar buatannya sendiri dan pensil untuk dibagikan kepada teman-temannya. Tentu saja saya mendukungnya. Setelah didata, ada total 175 botol Morinaga Chil-Go! yang harus dibagikan. Sisanya cukup bagi persediaan minuman selingan dan bekal Enzo dan Dante sebulan ini. Untuk keseruan acaranya, akan saya ceritakan pada postingan berikutnya ya!