Showing posts with label activities. Show all posts
Showing posts with label activities. Show all posts

Saturday, May 14, 2016

3 Resep dan Cara Mengolah Aneka Buah-buahan Australia by Chef Yuda Bustara

Duh, harus yaa ada foto ini? 
13 Mei 2016 lalu, saya hadir di Mall CIlandak Town Square untuk acara Now! In Season; Australia – Melbrourne Market yang liputannya saya tulis di sini. Menurut Chef Yuda, kita tidak perlu khawatir kehilangan nutrisi saat sedang mengolah buah, karena ada berbagai macam cara untuk menikmati buah-buahan dan tetap menjaga kandungan gizinya. Kita juga dapat menuangkan kreativitas dalam menciptakan kreasi resep buah-buahan kita sendiri. 


Di acara #NowInSeason #MelbourneMarketID ini Chef Yuda Bustara berbagi tiga resep dan cara mengolah aneka buah-buahan Australia; Baked Pears with Crème Anglais,  Plum Australia with Buffalo Mozzarella Salad plus cara mudah membuat salad dressing yang sehat dan bergizi, dan Fizzy Grapes Australia. Cara membuatnya praktis kok, yuk bikin!




Baked Pears with Crème Anglais


Bahan:
4 Pir Australia, dibelah dua memanjang
2 sdm sirup maple
2 sdm air
375 ml susu
1 vanilla bean
4 telur ayam
55 gram gula



Cara Membuat:
1.    Panaskan oven sampai 200 C.Tempatkan pir dalam pinggan tahan panas, campur sirup maple dan air dalam wadah dan tuangkan di atas pir. Panggang dalam oven, balik satu kali, selama 30 menit atau sampai lunak.
2.    Sementara itu, tuang susu dalam panci. Masukkan vanilla bean ke dalam susu, didihkan di atas api sedang.
3.    Kocok kuning telur dan gula dalam mangkuk hingga kental dan pucat. Secara bertahap kocokkan susu ke dalam campuran telur. Kembali ke panci di atas api sedang, masak, aduk terus selama 5 menit atau sampai mengental, lalu saring
4.    Sajijkan pir dengan saus.


Plum Australia with Buffalo Mozzarella Salad


Bahan:
3 buah plum Australia, potong-potong
100 gram Anggur Australia
3 Cangkir daun bayam
2 buah buffalo mozzarella
½ cangkir daun mint
60 ml minyak zaitun extra virgin
2 sdm jus lemon/ jeruk


Cara Membuat:
1.    Campurkan daun bayam. Buffalo mozzarella, potongan buah plum dan anggur Australia dan daun mint dalam mangkuk besar lalu sisihkan
2.    Kocok minyak dan jus lemon dalam mangkuk kecil dan bumbui dengan garam dan merica. Sajikan dengan salad.

Fizzy Grapes Australia


Untuk Fizzy Grapes ini, sayangnya nggak sempat foto, karena langsung habis dimakan! Rasanya manis asam segar, seru seperti ada rasa pop rocks-nya di lidah.

Bahan:
500 gram Anggur Australia
1kg dry ice
Ice box

Cara Membuat:
1.    Masukkan buah anggur Australia dan dry ice ke dalam ice box
2.    Tutup rapat dan diamkan semalaman
3.    Buah anggur Australia berubah jadi bersoda, makan langsung dan soda akan hilang dalam 15 menit



Ternyata mudah ya, mengolah aneka buah menjadi makanan yang tidak hanya sehat, tapi juga  menarik untuk disantap.



Thursday, May 05, 2016

Messy Play: Bermain Air dan Busa Sabun di Halaman Sekolah



Sama seperti anak-anak lainnya, sejak kecil kedua anak saya, Enzo dan Dante suka sekali bermain air. Selain berenang, mereka pasti senang sekali kalau sesekali diizinkan untuk mencuci sepedanya. Mereka akan tertawa kegirangan saat menyiprat-nyipratkan air dan menyemprotkannya ke arah mana saja. Mereka senang bermain peran seperti menjadi petugas pemadam kebakaran atau  menjadi pegawai car wash. Kadang kucing-kucing dan seluruh mainannya juga ikut dimandikan.  


Seperti namanya, messy play ini memang kelihatannya kotor dan berantakan. Tapi ternyata messy play ini memegang peranan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan fisik, emosi dan kreativitas anak. Saya ingat ketika kecil saya dan abang-abang saya sering bermain hujan. Kalau langit sudah mulai mendung, kami akan siap-siap menuangkan shampoo ke atas kepala kami. Begitu hujan turun, kami langsung berlari ke tengah halaman, mandi dan keramas dengan air hujan. Beberapa kali hujan tidak jadi turun, atau hujannya hanya rintik-rintik, ah, kecewa deh. Shampoonya lengket di rambut kami. Setelah bermain hujan, kami lalu mandi, berganti pakaian hangat. Lalu minum susu atau teh manis hangat buatan ibu, sambil makan dan mencelupkan biscuit ke dalamnya. Meski sederhana, hal itu jadi kenangan indah bagi kami.


Messy play adalah aktivitas bermain secara aktif dengan mengeksplorasi beragam bahan dan alat. Saat melakukan messy play, seluruh panca indera anak terstimulasi dengan bahan-bahan tersebut. Ia bisa meraba tekstur, membaui, melihat, mendengar, dan bahkan mencicipi rasa dari mainan yang sedang mainkannya. Dalam messy play, fokus utamanya bukanlah menghasilkan sesuatu, melainkan proses bermain sambil belajar dengan cara yang menyenangkan bagi anak. Bahan-bahan dan alat untuk melakukan messy play ini umumnya murah meriah, yaitu bahan-bahan yang mudah didapatkan di rumah. Ada 2 jenis bahan untuk messy play: kering dan basah; contohnya: beras, pasta, kacang-kacangan dan biji-bijian, potongan kertas, batu-batuan, daun kering, ranting, tanah atau pasir, air, cat, lumpur, jelly, sabun, sampo, es batu, tepung-tepungan dan lain-lain.


Salah satu messy play yang praktis dan menyenangkan adalah bermain air dan busa sabun. Beberapa waktu lalu, di sekolah Dante (TK SOS Children’s Villages Jakarta) diadakan Pesta Busa Sabun di halaman sekolah. Sejak pagi, Dante semangat sekali untuk pergi ke sekolah. Ia sarapan cukup banyak, dan dia juga menyiapkan pakaian ganti untuk dibawa ke sekolah. Persiapan Pesta Busa Sabun ini mudah dan sederhana, membereskan bekas mainannya pun mudah.

Alat-alat yang dibutuhkan adalah:
1.       Terpal lebar untuk dihamparkan di halaman
2.       Air untuk dialirkan ke seluruh permukaan terpal
3.       Selang air
4.       Ember dan Gayung
5.       Sabun cair yang tidak pedih di mata
6.       Sedotan atau kawat untuk membuat gelembung sabun

Cara bermain busa sabun adalah sebagai berikut:
1.       Hamparkan terpal di halaman
2.       Buka keran air dan alirkan air melalui selang ke atas terpal sampai air merata
3.       Tampung air ke dalam ember
4.       Tuangkan sabun cair di merata di atas terpal
5.       Tuangkan pula sabun cair ke dalam gayung yang berisi air untuk membuat gelembung sabun
6.       Siap untuk bermain air dan busa sabun
Permainannya seru sekali. Anak-anak berlarian, melompat-lompat, membuat gelembung, saling mengelapkan busa ke rambut dan badan, dan saling menyemprot-nyemprotkan air. Syaratnya, arena permainan hanya seluas terpal , dan air dan busa sabun jangan sampai tertelan. Senang sekali melihat mereka bergembira dan tertawa bersama.
Permainan berjalan selama sekitar 30 menit – 1 jam. Anak-anak susah sekali diminta untuk berhenti. Ketika jari-jarinya mulai keriput, baru mereka mau untuk berhenti, merapikan bekas mainan lalu mandi. Merapikan bekas mainan cukup mudah: siram dan bersihkan terpal dengan air dalam ember dan selang, lalu jemur terpal sampai kering, setelah itu lipat terpal.  Air bersih di dalam ember digunakan untuk menyiram tanaman.  Sisa air sabun dialirkan ke saluran air.


Setelah mandi dan berganti pakaian, Ibu Guru menyiapkan teh manis hangat dan mie rebus telur untuk disantap bersama. Karena tenaganya banyak terpakai, anak-anak makan lahap sekali, beberapa anak ada yang sampai 2-3 kali minta tambah mie rebus. Setelah selesai makan bersama mereka berdoa lalu pulang. Sampai di rumah, Dante tidur siang lelap sekali. Perutnya kenyang dan hatinya senang.





Friday, March 25, 2016

5 Tips Membawa Anak Bermain di Kidzania Jakarta


Sudah sejak lama Enzo dan Dante minta diajak bermain ke Kidzania Jakarta.  Kidzania adalah sebuah fasilitas indoor yang menyerupai replika sebuah kota yang sesungguhnya, namun dalam ukuran anak-anak, lengkap dengan jalan raya, bangunan, ritel juga berbagai kendaran yang berjalan di sekeliling kota. Kidzania berlokasi di Pacific Place Shopping Mall lt 6, Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53, Kawasan Niaga Sudirman (SCBD), Jakarta 12190.


Kidzania adalah sebuah pusat rekreasi berkonsep edutainment yang unik bagi anak-anak usia 2-16 tahun serta orang tuanya. Dipandu oleh Zupervizor, anak-anak dapat menyelami langsung dunia kerja orang dewasa dan belajar menghargai nilai uang, seperti di dunia nyata. Di sini anak-anak menggunakan Kidzos sebagai mata uang resmi. Selain dapat belajar mengenai profesi, anak-anak juga belajar menghargai nilai uang dengan cara memilih profesi yang mereka inginkan lalu mendapatkan upah atas pekerjaan yang mereka lakukan. Upah yang mereka dapatkan ini dapat  digunakan untuk membeli barang atau menggunakan jasa yang ada di Kidzania.

Setelah tinggi badan Enzo dan Dante di atas 110cm, barulah saya mengajak mereka bermain ke sini.  Sebenarnya tinggi badan di bawah 110cm pun tidak masalah, karena di Kidzania tersedia Urbano’s House yaitu tempat bermain khusus untuk anak-anak berusia 6 tahun kebawah.  Tapi setelah mengikuti diskusi di #TUMForum di sini: http://theurbanmama.com/forum/topic216-kidzania-pacific-place-jakarta.html saya menyimpulkan bahwa establishment untuk anak-anak dengan tinggi badan di atas 110cm lebih mengasyikkan untuk Enzo dan Dante.



Di sini Enzo dan Dante memilih untuk menjadi pembalap F1, jadi mereka harus memiliki SIM A dan menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Pocari Sweat. Setelah itu Dante harus menjalani kursus menyetir di Honda Riding School sedangkan Enzo menjadi petugas pengisi BBM di SPBU milik Pertamina. Setelah berhasil memiliki SIM A, mereka diperbolehkan untuk antre untuk diberi pengarahan dan persiapan untuk balapan. Seru sekali!




Di establishment ini anak-anak harus membayar dengan Kidzos miliknya (untuk menjalani pemeriksaan kesehatan, pembuatan SIM, dan mengikuti balapan), sedangkan untuk menjadi petugas pengisi BBM, Enzo diberi upah.



Setelah balapan, mereka antre untuk menjadi petugas pemadam kebakaran. Setelah diberi pengarahan, mereka naik mobil pemadam kebakaran dan membunyikan bel berkali-kali, lalu memadamkan api di sebuah gedung yang terbakar. Setelah berhasil memadamkan api, mereka terlihat terharu dan bangga.  



Setelah menjadi petugas pemadam kebakaran, mereka beralih profesi menjadi Polisi yang bertugas menangkap pencuri yang selalu kabur dari penjara. Enzo dan Dante serius sekali saat menjadi Polisi, saya yang melihat jadi ikut tegang saat Bang Napi berhasil dijebloskan ke dalam penjara, takut kabur lagi :)



Lalu mereka beralih profesi lagi, kali ini menjadi Pilot pesawat Garuda. Di sini saya tidak ikut melihat ke dalam pesawat, menunggu di luar untuk istirahat di Parent’s Lounge, dan sesekali melihat kegiatan mereka melalui layar monitor yang tersedia di luar establishment.  Setelah berhasil mendaratkan pesawat dengan baik, mereka keluar dan diberi minuman dingin juga beberapa sticker.








Setelah itu Dante menjadi Penyanyi klub saat Enzo menjadi Chiropractor, Dante menjadi Pembuat Roti saat Enzo belajar menjadi Tukang Sulap. Setelah itu mereka menjadi Housekeeper di Hotel Royal, di sini mereka belajar tentang pentingnya memelihara kebersihan ruangan dan cara membereskan tempat tidur.  Pengalaman menjadi pelayan hotel ini terbawa sampai di rumah, sekarang terlihat ada kemajuan dari cara mereka membereskan tempat tidur dan menjaga kebersihan di rumah :)


Dari situ mereka terlihat lelah, tapi mungkin belum puas bermain. Mereka memesan taksi Blue Bird dari telepon umum yang terletak di samping Gedung Teater, lalu mengelilingi Kidzania lalu turun dan masuk ke gedung teater untuk menonton pertunjukkan Alice in The Wonderland sampai selesai. 




Lalu mereka menjadi interior desainer  di Nippon Paint Interior Design. Di sini mereka belajar mengecat dan mengatur ruangan sehingga terlihat rapi dan menarik. Pengalaman menjadi interior desainer ini juga terbawa sampai ke rumah, karena sekarang Enzo dan Dante jadi lebih rapi dalam membereskan buku dan mainannya di rumah.


Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu kita perhatikan saat mengajak anak-anak bermain di Kidzania Jakarta:

1.       Waktu Berkunjung
Saya memeriksa jam operasional dan harga tiket Kidzania pada websitenya: http://www.kidzania.co.id/. Jam operasional Kidzania pada hari Senin-Kamis adalah jam 09.00-14.00, pada saat akhir pekan terdapat 2 sesi jam 09-00-14.00 dan 15.00-20.00. Lalu saya menghubungi Customer Service untuk menanyakan pembelian tiket di hari itu, ternyata kami boleh membeli tiket langsung di tempat, kebetulan hari itu tidak ada kunjungan rombongan dari sekolah. Saya memilih waktu di Hari Jumat sesi kedua saat kegiatan anak-anak di sekolah tidak terlalu padat dan saat musim ulangan selesai. Saya sengaja tidak memilih berkunjung di musim liburan sekolah karena ingin bermain di saat pengunjung tidak terlalu padat, lagi pula pada Hari Jumat sesi kedua ini, orangtua diperbolehkan ikut masuk ke dalam beberapa establishment tertentu untuk melihat kegiatan anak. 
Anak-anak tidur siang di mobil di perjalanan dari rumah menuju Kidzania, dan begitu sampai kami makan siang dulu di food court di lantai 5. Penting untuk datang lebih awal, karena kita harus mengantre untuk check-in di Kidzania Airport, dan menukarkan tiket Kidzania dengan secarik boarding pass. Rasanya seperti di Airport betulan. 

2.       Makan Sebelum Bermain dan Tidak Membawa Makanan ke Dalam Kidzania Jakarta
Setelah memberikan boarding pass kepada crew Kidzania, tas yang dibawa harus dimasukan ke dalam scanner dan diperiksa oleh petugas. Pengunjung diberi gelang khusus dan diper bolehkan membawa air mineral, sedangkan makanan dari luar harus dititipkan di loker pada Customer Service dan dapat diambil setelah keluar dari Kidzania.
Jadi selain kondisi tubuh yang fit, penting juga untuk makan sebelum bermain, karena anak-anak akan memerlukan banyak energi untuk mengantre dan “bekerja”.
Di dalam Kidzania kita dapat menukar kupon dengan air mineral, dan tersedia juga banyak gerai makanan, dari mulai burger, pizza, ayam goreng dan nasi, juga salad dan buah potong. Anak-anak juga dapat bekerja membuat Pizza dan Roti, juga bekerja di Pabrik Teh dan Coklat untuk membawa pulang dan makan hasil masakan dan olahannya sendiri.

3.       Kenakan Pakaian dan Sepatu yang Nyaman
Di dalam Kidzania suhunya sejuk, mungkin bagi beberapa anak perlu membawa jaket. Kenakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat, sehingga mereka dapat bebas bergerak. Kalau bisa kenakan celana yang bersaku atau membawa dompet yang dapat dikalungkan atau tas pinggang untuk menyimpan SIM dan Kartu ATM Kidzania dan uang Kidzos agar tidak berceceran. Di dalam Kidzania banyak terdapat petugas yang berjualan dompet plastik, harganya sekitar Rp.40.000, jadi sebaiknya siapkan dompet atau tas pinggang yang ada rumah saja. Gunakan juga sepatu yang empuk dan nyaman, karena anak-anak akan banyak berjalan dan berlari di dalam sini. Bawa pakaian ganti, untuk berjaga-jaga kalau pakaiannya basah atau kotor.

4.       Tentukan Establishment  yang Akan Dicoba dan Antre Race Track di Awal dan Siapkan SIM
Sebelumnya kami sudah melihat-lihat  website Kidzania Jakarta, dan Enzo Dante tertarik untuk menjadi pembalap F1, pemadam kebakaran, polisi, pilot, montir, dokter, desainer interior, actor, dan pelayan hotel.  Rasanya hampir semua profesi ingin mereka coba. Jadi dengan merencanakan dan menentukan establishment yang akan dicoba ini, sangat membantu agar kesempatan bermain di Kidzania lebih optimal. Begitu masuk kami langsung mengunjungi Bank BCA untuk menukarkan cek, lalu berjalan mengelilingi Kidzania untuk melihat-lihat semua establishment sehingga anak-anak dapat memilih establishment yang mana yang paling menarik.
Bila anak-anak ingin menjadi pembalap, siapkan SIM dan uang saat anak-anak mengantre. Bila antrean panjang, berikan camilan yang dapat dibeli di gerai-gerai makanan yang banyak terdapat di Kidzania.
Jika belum memiliki SIM, anak-anak harus membuat terlebih dulu di Honda Riding School dan sebelumnya memeriksakan kesehatan di Pocari Sweat Hospital.

5.       Keluar dari Kidzania Sebelum Jam Operasional Berakhir
Di Immigration Departmentcrew Kidzania akan melepas gelang pengunjung satu-persatu, jadi antrean untuk keluar dari Kidzania biasanya mengular panjang. Kami keluar setelah Shalat Maghrib di Mushala yang terdapat di dalam Kidzania, jadi dapat menghindari antrean panjang dan dapat langsung melanjutkan makan malam di food court yang terdapat di lantai 5.

Semoga tips ini dapat membantu para orangtua yang ingin mengajak anak-anaknya bermain di Kidzania.

Monday, February 29, 2016

Philips HD1173, Setrika Bekerja Terlama


Hari Sabtu 20 Februari 2016 lalu di Atrium Pondok Indah Mall II Jakarta, saya menghadiri launching Setrika Philips HD1173, yaitu setrika yang daya tahannya terbukti bekerja terlama (200 jam non-stop) dari MURI (Museum Rekor-Dunia Indonesia). 

Eric Van Houten, Maria Simanjuntak, Jasper Westerink

Proses pemecahan rekor MURI ini dimulai dengan kegiatan "Roadshow Truk Setrika Philips" yang berkeliling dan berhenti di 20 titik pusat keramaian di wilayah Jakarta, Bekasi, dan Depok tanggal 22-30 Januari 2016, untuk melakukan berbagai kegiatan dengan masyarakat sekitar sambil mendemonstrasikan Philips HD1173 terbaru, #SetrikaBekerjaTerlama 200 jam non-stop, dan setrika masih dalam kondisi baik setelah digunakan selama 200 jam tersebut.


Seiring meningkatnya kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap mode dan penampilan, pakaian yang disetrika dengan baik dan rapi diasosiasikan dengan pembawaan diri yang lebih baik. Beberapa keunggulan Setrika Philips HD1173:
1. Didesain untuk membantu kita agar dapat menyetrika lebih mudah karena suhunya dapat disesuaikan dengan tipe jenis bahan pakaian.
2. Memiliki soleplate 4 lapisan keramik inovatif sehingga setrika dapat meluncur dengan mudah di atas permukaan kain.
3. Tahan gores sehingga 2x lebih tahan lama dibandingkan dengan setrika Philips nonstick lapis ceralon.
4. Memiliki fitur ujung runcing sehingga kita dapat menyetrika dengan cepat di antara kancing dan menjangkau area yang sulit.
5. Terdiri dari 2 pilihan warna: hitam dan fuschia.
6. Berat lebih ringan sehingga lebih nyaman digunakan.

Dengan pengalaman lebih dari 100 tahun, Philips terus berupaya menyediakan berbagai produk inovatif serta beragam solusi untuk meningkatkan kualitas hidup konsumen modern yang peduli dengan gaya hidup dan selalu mencari berbagai kemudahan.
Penyerahan sertifikat pemecahan rekor MURI
dan penyerahan donasi setrika Philips HD1173
kepada Lions Club Jakarta Monas Kalingga
Dalam kegiatan "Roadshow Truk Setrika Philips" ini, Philips bekerjasama dengan Yayasan Lions Club Jakarta Monas Kalingga dengan mengundang masyarakat untuk menyumbangkan pakaian bekas layak pakai. Pakaian bekas yang terkumpul telah disetrika oleh Team Philips dan akan disumbangkan kepada pihak yang membutuhkan. Selain itu dalam acara launching Philips HD1173 ini Philips juga memberikan donasi berupa sejumlah setrika HD1173 baru kepada Lions Club Jakarta Monas Kalingga agar dipergunakan untuk kegiatan sosial.


Di acara ini, selain dapat melihat, mencoba dan membeli produk-produk Philips dengan harga promosi, pengunjung juga dapat membeli pakaian dari para perancang busana muda berbakat Indonesia: Sjully Darsono, Didiet Indira dan Ian Adrian. Selain itu, kami juga menyaksikan penampilan dari Judika dan MC Ersa Mayori yang mencoba menyetrika pakaian menggunakan Philips HD1173 (Judika menyetrika sambil menyanyi!) dan melelang pakaian mereka untuk kemudian didonasikan. 

Ditodong nyanyiin lagunya Judika sama Ersa,
no wonder lah ya, kalau wajah kita jadi begitu :D





Setelah kuping ini dimanjakan oleh suaranya Judika yang melengking-melengking sadis itu, acara ditutup dengan dimanjakannya lidah saya dengan makan siang bersama team Philips, pers dan blogger di The Goods Cafe. Beruntung sekali di acara ini saya mendapat goodies Philips HD1173 warna fuschia, wow cantik sekali! Terima kasih Philips Indonesia untuk undangannya. Semoga Philips semakin canggih, inovatif dan dan selalu dapat meningkatkan kualitas hidup orang banyak!



Wednesday, February 10, 2016

#TUMLuncheon Jakarta: Fun Yoga – Investment for Healthy Bone




Bertema Be Kind to Your Body, Sabtu 30 Januari 2016 yang lalu The Urban Mama mengadakan #TUMLuncheon: Fun Yoga – Investment for Healthy Bone. #TUMLuncheon ini diadakan di Comma. 3rd Floor, One Wolter Place, Jalan Wolter Monginsidi 63B, Kebayoran Baru - Jakarta Selatan 12180.  The Urban Mama mengajak kita untuk memulai tahun ini dengan lebih baik, salah satunya dengan lebih memperhatikan kesehatan tubuh, yaitu dengan berolahraga. Yoga adalah salah satu pilihannya, karena sangat menunjang kesehatan, terutama kesehatan dan kekuatan tulang kita.

Comma Indonesia
Bekerjasama dengan Protecal,  di #TUMLuncheon Januari 2016 ini The Urban Mama mengajak kita untuk menjaga tulang tetap sehat kini dan di masa depan, untuk diri sendiri dan tentunya untuk keluarga tercinta. Di acara #TUMLuncheon ini, selain melakukan yoga bersama, saya berkesempatan mengecek kepadatan tulang yang sudah disiapkan oleh Protecal. Saya duduk di kursi dan kaki kanan dibersihkan dengan losion khusus, lalu diletakkan di atas mesin pengecek kepadatan tulang. Alhamdulillah hasilnya normal, tapi mungkin karena saya sudah berusia di atas 30 tahun dan sudah memiliki dua anak laki-laki dan juga agak jarang berolahraga beberapa bulan terakhir ini, hasilnya hampir mendekati Osteopenia. Osteopenia adalah suatu kondisi yang berarti kepadatan mineral tulang (BMD/Bone Mineral Density) yang lebih rendah dari puncak BMD normal tetapi tidak cukup rendah untuk diklasifikasikan sebagai osteoporosis. Jadi saya harus mulai semangat lagi berolahraga dan menjaga kepadatan tulang saya. Saya juga mendapat goodie bag berupa #TUFShirt dari New Balance yang langsung dipakai untuk yoga dan paket dari Protecal.

Abaikan bentuk kaki yang poco-poco kokoh kuat berlapis baja ini ya! 

Sesi pertama dimulai dengan Yoga bersama dengan instruktur Mama Lusiana dan asistennya Mbak Felizia. Gerakan-gerakan Yoga dipusatkan pada gerakan-gerakan yang membantu untuk memperkuat tulang kita. Mama Lusi adalah Instruktur Yoga bersertifikat lulusan dari Purinawa yang juga merupakan instruktur Aerobic dan Body Language. Berkat berolahraga dan bersikap baik terhadap tubuhnya, di usianya yang sudah 40 tahun dengan 3 orang anak yang salah satunya sudah duduk di bangku kuliah, Mama Lusi tetap fit dan aktif mengajar serta tampil di berbagai festival, dan mengisi acara-acara kesehatan dan kecantikan.  Sangat menginspirasi ya, saya langsung semangat 45 juta deh untuk kembali aktif berolahraga seperti biasanya, supaya memiliki tubuh yang sehat dan fit seperti Mama Lusi dan Mbak Felizia J

 



Mama Lusi dan Mbak Felizia dari Purinawa Yoga
Setelah selesai yoga bersama, kami dipersilahkan untuk merehidrasi tubuh dengan air mineral dan mencicipi snack sehat dan buah-buahan. Lalu acara dilanjutkan dengan sesi kedua yaitu sesi berbagi dengan Mbak Fransisca Emi dari Protecal. Di sini Mbak Emi berbagi informasi tentang Pentingnya Investasi untuk Tulang Sehat Mulai Sekarang dengan Protecal.

Saya setuju sekali dengan pernyataan Mbak Emi bahwa kesehatan adalah kekayaan kita yang paling utama, dan bahwa kesehatan kita akan menjadi suatu pengeluaran apabila kita tidak menyempatkan diri untuk berinvestasi menjaganya.


Camilan Sehat dan Protecal
Di sesi ini Mbak Emi menjelaskan bahwa tulang kita hidup. Setiap hari tubuh memecah tulang dan membentuk tulang muda. Semakin bertambah usia, ada lebih banyak tulang yang dipecah daripada tulang muda yang dibentuk. Tanpa konsumsi makanan yang tepat dan olahraga teratur, tulang bisa rapuh dan muncul osteoporosis. Osteoporosis meningkatkan peluang terjadinya fracture/ retak pada tulang seperti panggul atau pergelangan tangan.

Fransisca Emi dari Protecal
Banyak orang tidak menyadari bahwa mereka memiliki tulang yang rapuh, karena kerapuhan tulang berlangsung dalam waktu panjang dan tanpa gejala atau rasa sakit. Oleh karenanya, saya beruntung sekali dapat mengecek kepadatan tulang di  #TUMLuncheon ini. Mengecek kepadatan tulang ini dapat dilakukan setiap 6 bulan sekali agar kita dapat mengetahui kondisi tulang kita yang terkini.

 

#TUMFamily Kesayangan :)
Agar dapat terus bergerak, menikmati hari tua, aktif seutuhnya dan tetap cantik, sudah seharusnya kita menjaga kesehatan tulang kita. Tulang adalah penopang tubuh yang utama. Tanpa tulang yang sehat, tubuh tidak akan mampu beraktivitas dengan baik. Di dalam tulang terkandung kalsium, yang menjaga tulang tetap kuat.

 

Ada banyak hal yang dapat kita lakukan untuk menjaga tulang tetap sehat, beberapa diantaranya:

1.       Mengonsumsi makanan kaya kalsium dan vitamin D

2.       Berolahraga teratur

3.       Menjaga gaya hidup sehat

 


Puncak masa tulang berada pada usia 30 tahun. Wanita memiliki factor risiko osteoporosis lebih tinggi daripada pria karena adanya penurunan kadar hormon esterogen terutama setelah menopause. Esterogen ini adalah hormon yang membantu penyerapan kalsium oleh tubuh. Saya mendapat banyak ilmu dan pencerahan dari penjelasan Mbak Emi ini. Jadi terinspirasi untuk menabung kalsium dan memperbaiki gaya hidup agar lebih sehat untuk mempertahankan kepadatan tulang.

 


Kebutuhan kalsium rata-rata orang dewasa Asia adalah 1000mg/ hari. Sedangkan rata-rata yang dikonsumsi adalah 450mg/ hari (berdasarkan data dari lovebonehealth.org). Maka kita harus mencukupinya dengan suplemen kalsium.

Untuk itu ada Protecal sebagai pilihan; alasannya adalah:

1.       Efektif dan Aman

Dengan bentuk sediaan tablet effervescent yang lebih mudah diserap tubuh, Protecal Solid aman dikonsumsi setelah makan. Cukup 1 tablet sehari untuk memenuhi kebutuhan harian kita.

2.       Sensasi Segar yang Sehat

Semua manfaat kalsium dan vitamin Protecal Solid ini bebas gula, hadir dalam rasa jeruk-raspberry yang menyegarkan.

3.       Formula Solid Pelindung Tulang

Kandungan Protecal Solid bekerja sinergis untuk menjaga kesehatan dan kepadatan tulang. Mengandung kalsium 250 mg sebagai komponen pembentuk tulang, Vitamin D 300 IU untuk mengoptimalkan penyerapan kalsium, Vitamin B6 15 mg sebagai nutrisi untuk tulang kuat, dan Vitamin C 1000 mg untuk membantu regenerasi tulang dan menjaga daya tahan tubuh.

4.       Tersedia dalam kemasan strip yang praktis dan higienis/

5.       Harga lebih ekonomis: Rp. 26-28rb/tube (Januari 2016)

6.       Tersedia juga Protecal Osteo dengan kandungan 600mg kalsium dan 400IU Vitamin D untuk mempertahankan kepadatan tulang dan gigi dan juga untuk mencegah osteoporosis.

7.       Selain itu ada Protecal Defense yang mengandung 1000 mg Vitamin C, 10 mg Zinc, dan 25 mg Echinacea extract yang bekerja sinergis menjaga daya tahan tubuh dan membantu kita untuk beraktivitas seharian.

 

 

Seluruh Peserta #TUMLuncheon
Senang sekali berkesempatan hadir di #TUMLuncheon kali ini. Bertemu teman, dan mendapat banyak pencerahan. Terima kasih The Urban Mama atas acaranya yang selalu menginspirasi, Comma Indonesia untuk tempatnya yang nyaman dan makanannya yang lezat dan bergizi, Mama Lusi dan Mbak Felizia atas ilmu gerakan-gerakan yoganya, Mbak Emi dan Protecal atas ilmunya. Saya jadi sadar bahwa kesehatan tulang saya bukan hanya untuk diri saya sendiri, melainkan untuk menjaga orang-orang yang saya cintai.

 

Keep Calm and Drink Protecal!