Monday, March 02, 2020

Mengajar dan Berkreasi⁣⁣⁣⁣




Beberapa perubahan kecil yang saya ingin lakukan tahun ini adalah lebih sering mengajar dan berkreasi. Mengajar di lingkup yang lebih luas, bukan hanya mengajar #EnzoDante mengerjakan PR; dan berkreasi mandiri, bukan hanya membantu #EnzoDante mengerjakan prakarya tugas dari sekolah. 

Sering kepikiran sih, NANTI ingin bikin ini bikin itu, NANTI ingin mengajar ini mengajar itu. Alasannya selalu gak ada waktu. Tapi kalau nanti-nanti terus dan we never make time of it, ya gak bakalan terwujud. So when we hear the words " I CAN'T" or "NANTI"; MAKE TIME and START MAKING something!⁣⁣


Makanya, senang banget waktu team @binarpendar.id dan Mbak @ricebasko mengajak saya berkolaborasi membantu ibu-ibu Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Lingkungan Intelijen di Kejaksaan Agung RI berkreasi dan belajar berbisnis dengan membuat kalung batik tanggal 28 Januari 2020 lalu. Selain menikmati proses berkarya membuat kalung batik, ibu-ibu juga banyak belajar tentang proses produksi dan jual-beli karya seni. 

Tambah senang deh saya melihat antusiasme para ibu yang semangat berkarya dan belajar. Suasananya hangat dan energi yang dibagi di kelas positif sekali. The power of ibu-ibu hebat yang penuh cintanya terasa sekali :)⁣⁣

⁣
Enjoying creativity without standards is true happiness. Thank you for trusting me, Mbak @ricebasko dan Ibu Nina Jan Maringka dari IAD Kejaksaan RI, dan Kak @siskaknoch, @anindityas, dan @diraarmanda dari Team #BinarPendar. 
May you be truly happy!⁣⁣


⁣⁣
#mamaeka101⁣⁣
#arttherapy⁣⁣
#ekagobelxbinarpendar

Monday, February 10, 2020

Catch Your Dream: Making Your Own Dream Board



Mengawali 2020 dengan membuat Dream Board bersama anak-anak. Membuat Dream Board adalah salah satu cara kreatif dan menyenangkan untuk mengekspresikan diri dan menginspirasi kita mewujudkan cita-cita dan tujuan hidup.


Minggu 26 Januari 2020 lalu, @ruangtumbuh.id bersama @mamacommid dipandu oleh Kak @zataligouw berkolaborasi membantu anak-anak dalam proses kreatif membuat dream board. Sangat menyenangkan melihat anak-anak yang bersemangat belajar dan berusaha mewujudkan cita-citanya. Mereka menyukai olahraga basket, menonton film horror, memasak, menari, menyanyi dan traveling. Mereka juga bercita-cita menjadi Chef, Dokter, Atlet Basket juga menjadi Guru; dan tentu saja cita-cita mereka boleh saja berubah-ubah kapanpun, karena mereka bisa menjadi apa saja yang mereka inginkan.



Selain bersenang-senang menggunting dan menempel sambil mendengarkan musik kesukaan masing-masing, mereka juga belajar tentang teknik fotografi dan teknik public speaking ketika mempresentasikan dream board masing-masing di depan peserta dan orangtua. Good jobs, kids! 👍

#MamaCommXRuangTumbuh



Friday, February 07, 2020

What is Your Season Colour?


Setelah sekitar 3 tahun vakum dari dunia blog, saya mulai belajar disiplin lagi untuk menulis blog. Inginnya sih, seperti orang-orang yang sedang hits saat ini; menjadi fashion atau beauty blogger; hal yang selalu saya hindari dalam dunia per-blog-an 😊
Alasannya: tidak PD! Bagaimana mungkin saya mencoba segala warna di wajah ini dan mencoba semua model pakaian setiap hari?

Setelah saya telusuri lagi, mengapa kok bisa nggak PD? 
Ya karena pengetahuan saya tentang fashion dan dunia per-make-up-an sangat minim, ditambah gaya hidup sehari-hari memang tidak mendukung. Baju, sepatu, tas dan asesoris saya ya itu-itu saja. Make up juga standar, warna yg dipakai itu-itu saja dan memang jarang ber-make-up ria pula. Apalagi lemari baju di rumah hanya 2 pintu itupun berbagi dengan pakaian Pak Suami, meja riaspun mini karena menyesuaikan dengan ukuran kamar kami 😊
Intinya, memang gak terlalu cocok lah sama gaya hidup kalau saya mau ikut-ikutan jadi fashion atau beauty blogger kekinian. Tapiii bukan berarti nggak boleh belajar kan? Berangkat dari minat saya terhadap seni, sayapun mulai mendalami Art Therapy dan salah satunya adalah belajar tentang dunia warna.

Semestapun mengatur saya untuk bertemu Kak @oyamiranti di Workshop @brandingyou.id September 2019 lalu. Dari beberapa workshop lanjutan bersama Kak Oya, saya mendapatkan lebih banyak pengetahuan tentang warna dan sangat kagum dengan cara warna benar-benar dapat memengaruhi image diri kita dalam kehidupan sehari-hari.

Sekarang saya jadi lebih tahu teknik memadu-padankan warna pakaian yang ada di lemari. Kalau dulu pakaian yang dipakai selalu hitam dan warna-warna netral, sekarang saya jadi lebih nyaman menggunakan pakaian berwarna kuning, merah, hijau, bahkan oranye yang jarang sekali terpakai hanya tersimpan rapi di dalam lemari. Begitupun dengan warna lipstik, saya jadi tahu warna merah seperti apa yang memang cocok untuk undertone kulit saya. Kalau selama ini selalu berputar-putar di warna nude, sekarang saya sudah lumayan nyaman memakai lipstik merah yang sesuai dengan undertone kulit saya. Sayapun jadi lebih ringan melepaskan beberapa pakaian, perhiasan, lipstik dan kuteks yang warnanya tidak sesuai  dengan undertone kulit saya kepada sahabat-sahabat saya yang dengan senang hati menerima hibah 😊

Thanks to Kak @Oya.Miranti yang dengan sabar dan lemah lembut mengajari saya tentang warna. Can't wait to join your next class this February!

Thursday, January 16, 2020

Fancy Dessert


Bagiku, pisang goreng itu mewah. Semasa ibu masih ada, hampir setiap hari ibu membuatkan camilan pisang. Kadang digoreng, dikukus, dipanggang, dibikin pudding, cake, ataupun nagasari. Lalu dicocol keju, susu bubuk dancow, milo, meses ceres, susu kental manis, ataupun yang paling endeus yaitu dicocol dabu-dabu.

Waktu aku hamil Dante, kalau sudah mulai terasa mual-mual dan gak bisa makan, camilan pisang jadi penyelamat. Susu pisang, biskuit pisang, pokoknya semua makanan yang ada unsur pisang sampai aku kenyang terpisang-pisang. 
Sampai ada teman yang bilang:
"Hmm..Ka, kamu kan cuma hamil. Bukan monyet." 
🐒🐵🐒


Sekarang, Dante jadi suka banget sama pisang. Terutama pisang goreng. Dia bisa lho, menghabiskan satu sisir pisang sendirian. Dan dia juga bisa tahu cafe mana yang punya pisang goreng yang paling oke. Kriteria pisang goreng yang oke buat Dante adalah yang rasanya manis nggak pake kesat atau asam, dan jaketnya gak terlalu tebal. Menurutnya pisang goreng yang tepungnya terlalu krispi itu bikin momen mengunyah pisang jadi kurang seru. Makanya kalau ada pisang goreng yang tepungnya terlalu banyak, sering dia bukain jaketnya. Iya dia bilangnya jaket, mungkin dibuka biar pisangnya gak kepanasan 🐵

Oke. Mungkin bukan pisang gorengnya yang enak banget. Tapi karena happy feelingnya. Momen makan pisang goreng mengingatkanku pada sosok ibu yang asyik dan penyayang. Dan mungkin Dante juga begitu, pisang goreng membuatnya selamat dari rasa lapar.
🐒🐒🐒


Oh ya, pisang goreng enak versi review Dante ini tersedia di Coffee Right Cibubur 2. Bisa follow Instagramnya @coffee.right. Buat para #TeamPisang di daerah Cibubur boleh loh ya melipir ke sini. Selain pisang ada juga camilan lain yang gak kalah seru, salah satu favorit Enzo adalah cheese cake. Selalin camilan ada juga makanan berat. Aku sendiri paling suka Gyudon dan Beef Teriyaki dari cafe ini. Tempatnya strategis dan cucok meong untuk foto-foto buat konten Instagram kamu lho :)


Saturday, January 04, 2020

Nothing and Nobody Can Influence Us Negatively

Menutup tahun dengan mengikuti ESQ Training for Kids and Teens dan Grand Quantum Excellence; It's Time To Be Great by Pak Ary Ginanjar Agustian di Menara 165, Sabtu dan Minggu 28-29 Desember 2019 lalu.


#ESQTraining ini waktunya cukup panjang, mulai pukul 8 pagi dan berakhir pukul 6 sore. Training yang seru, membuat mata saya sembab karena banyak sesi mengiris bawang. Mengalami perjalanan spiritual yang emosional  😊
Apalagi saat diminta membayangkan the happiest dan the saddest moments of our lives. Ada beberapa detail yang sebenarnya sudah ada sejak dulu namun terabaikan selama bertahun-tahun yang menghalangi kita untuk maju.


Training ini membuat kita lebih mengenal diri sendiri, dan lebih memahami konsep, peta dan syarat kesuksesan diri kita dengan lebih jelas. Recommended training. Energi positifnya besar sekali!


Dengan ikut @ESQTraining ini semoga @enzoyudhistira dan @dantesadewo semakin percaya diri menjalani kehidupan preteensnya. Jadi remaja yang memiliki nilai-nilai spiritual dan emosional yang positif dan tepat, memiliki pondasi yang kuat dalam hidup. Jadi pribadi yang jujur dan kuat, unggul, tangguh, mandiri, cinta Allah dan Rasulullah. 
Insya Allah, Aamiin.

Boleh tolong ikut mengaminkan  yaa :)


#ESQGrandQX
#AryGinanjarAgustian
#enzodante
#mamaeka101

Friday, January 03, 2020

Decade Challenge



Ini foto 1 dekade lalu. Resign dari Sampoerna dan memutuskan untuk jadi ibu rumah tangga karena Dante hanya mau nempel sama mama dan hanya bisa menyusui langsung skin to skin juga gak mau minum ASI perah dari sendok atau botol. Tahun yang seru, soalnya anak-anak tuh muka dan kelakuannya  lucu dan sangat menghibur 😊

Dante tuh dulu maunya cuma sama mama dan papanya. Beda sama Enzo, Dante kalau digendong orang lain malah nangis. Maunya nempel terus tak bisa terlepaskan 😂

Kalau sudah menyusu, lama-lama. Kiri kanan kiri kanan bolak-balik kayak orang gerak jalan. Sampai dia ketiduran, kalau dilepas, bangun lagi, menyusu lagi. Ya gitu aja terus, tak berkesudahan 😊
Tapi lucu sih. Seru aja gitu.




#decadechallenge

Sunday, December 29, 2019

How Playful Are You?



Sering ya, ketika anak sedang ada temannya tapi malah asyik sendiri main gadget, atau tidur-tiduran sambil mainin boneka atau mobil-mobilan, kita (kiitaa? Saya doang, kali) maksa-maksa agar dia mainnya harus berinteraksi sama temannya?

"Temannya ajak main dong! Kok kamu malah tidur-tiduran? Ayo ngobrol dong!"

Iya itu saya yang sering begitu sama anak-anak. Memang pada dasarnya merrka anak-anak penurut yang takut jika Mama marah, makanya mereka nurut jadi main bareng tapi males-malesan 🤗


Ternyata, saya salah lho 😂
Di event #10TahunLiburanAnak 7 Desember 2019 lalu di @mulaindonesia, dalam fun workshop & interactive talkshow bersama Kak Irma Gustiana A, M.Psi., Psi. (@ayankirma), seorang Child Psychologist dari @ruangtumbuh.id, kita diajak belajar berkomunikasi dengan anak melalui bermain.

Bermain sama dengan healing. Bermain yang sehat membantu anak untuk tumbuh dan berkembang sebahagia mungkin dan mampu beradaptasi dengan perubahan-perubahan hidup sebaik mungkin (Vanfleet).


Tujuan bermain adalah permainan itu sendiri dan untuk mendapatkan kepuasan dan tanpa target (contohnya bukan untuk mendapatkan uang atau penghargaan). Bermain melibatkan emosi-emosi positif, mengutamakan fleksibilitas, lebih menekan pada proses daripada hasil, bebas memilih dan memiliki kualitas pura-pura dan ternyata ada 16 types of play yang perlu kita ketahui (Bob Hughes). Salah satunya ya bermain sendiri sambil tidur-tiduran tadi. Jadi kalau nanti lihat anak asyik sendiri, selama aman dan tidak berbahaya, tidak perlu dipaksa-paksa supaya main bareng ya 🤗


It is a happy talent to know how to play. Terima kasih banyak undangannya, Kak @febiesamatha dari @ruangtumbuh.id. 

Selamat ulang tahun ke-10 untuk @liburananak! Semoga makin kece dengan aplikasi terbarunya yang sudah bisa didownload di playstore ❤


Tuesday, December 24, 2019

What is Your Colour?






Saya menyukai semua warna. Tapi untuk pilihan warna baju, make up, perhiasan/ accesories, jilbab dan warna rambut, gak berani pilih warna-warna berani seperti merah, oranye atau ungu.  Jadinya, di lemari lengkap punya semua warna, tapi yang dipakai ya baju yang warnanya netral dan pastinya itu-itu lagi biar aman. Tapi jadinya gak efisien juga, baju-baju yang lain akhirnya jarang dipakai.


Ternyata, warnapun ada ilmunya. Dengan dibantu seorang colour specialist seperti Kak @oya.miranti, kita jadi bisa menemukan #wowcolour masing-masing. WOW colour adalah warna yang paling dapat menampilkan sisi terbaik dari diri kita agar terlihat paling sehat dan bahagia.


Apakah kalau sudah menemukan 1 WOW colour kita harus pakai warna itu terus menerus? Tentu tydac, Marimar. Seorang colour specialist akan mengarahkan kita menggunakan colour chart dan season colour pallete untuk menentukan warna yang cocok dengan undertone kita, termasuk cool atau warm colour. Juga menentukan season colour yang sesuai dengan personality style, face shape dan body shape. Tidak sampai di situ, seorang colour specialist juga akan mengarahkan kita memadu-padankan warna dasar, warna netral, motif warna, complimentary, analog dan split colour.


Workshop ini seru banget karena untuk saya yang termasuk ke dalam kategori warm dan autumn colour, ternyata dengan teknik ini bisa banget loh pake warna-warna cool yang saya hindari seperti warna ungu tadi. Ini juga mematahkan miskonsepsi tentang minimalism yang sekarang sedang hits, bahwa minimalism hanya boleh memakai warna hitam atau putih saja.


Thank you very much Kak Oya, ilmunya cucok meyong sekali! Sekarang jadi PD mewarnai rambut pakai warna oranye yang "gw banget" dan I am very happy loh dengan warna rambut barunya 🍊

Makasih juga pilihan warna merah untuk hijabnya, kemarin waktu ambil rapor anak-anak sudah dipakai hijab merahnya, dan Lira Square dari @ranscarf_indonesia ini bahannya lembut dan enak dipakai. Sukaaa 😍
Can't wait to join your next #colouranbyoya class!


Tuesday, July 23, 2019

How to Discover Your Child’s Potential

Didiklah anakmu sesuai dengan jamannya, karena mereka hidup bukan di jamanmu.
- Ali Bin Abi Thalib

Label-label negatif sering terucap secara sengaja maupun tidak oleh orangtua ditujukan kepada anaknya; seperti menyebut anak nakal, pemalas, atau bahkan bodoh. Ketika orangtua mengajar anak di rumah seringkali mereka menemukan anaknya mengalami kesulitan dalam belajar.
Misalnya ketika di rumah anak sudah menguasai materi namun saat di sekolah tidak dapat menyelesaikan materi tersebut. Persoalan-persoalan inilah yang kadang membuat orangtua melabeli anaknya secara negatif. 



Idealnya tiap orangtua perlu mengetahui profil kognitif anaknya, agar kesulitan belajar anak dapat difasilitasi atau disediakan dukungan yang sesuai dan tepat.
Bertujuan memberikan edukasi mengenai pentingnya peran kemampuan kognitif dalam mencapai kesuksesan belajar dan mengajar, AJT CogTest dan mamacomm menyelenggarakan bincang-bincang santai pada tanggal 18 Juli 2019 di Rojiro Cafe, Cimanggis. Acara yang bertemakan “How to Discover Your Child’s Potential” ini ditujukan bagi para orangtua yang memiliki anak usia sekolah di kawasan Cimanggis Depok dan sekitarnya. Psikolog AJT CogTest, Diana Lie, memberikan materi selama 1 jam lebih dengan diakhiri sesi tanya jawab dan pembagian hadiah dari @pestabaca.



Dalam materinya, Diana menekankan bahwa dalam kesuksesan anak terdapat peran orang tua, peran pendidik di sekolah dan anak itu sendiri. Dijabarkan juga teori mendidik Baumrind, yang membagi gaya mendidik menjadi 4 kategori yaitu otoriter, otoritaria/demokratis, permisif, dan neglect (tidak peduli). Orang tua wajib memahami terlebih dahulu profil anaknya agar selanjutnya dapat membantu atau mengarahkan anak dengan tepat, berdasarkan minat anak bukan berdasarkan kemauan orang tuanya. 



Acara ini dipandu oleh MC Zata Ligouw yang sudah menggunakan AJT CogTest beberapa bulan lalu untuk mengetes Sabil, anaknya, Zata merasakan manfaat dan dapat mengaplikasikan rekomendasi yang tertera dalam hasil laporan tes AJT CogTest. Diketahui Sabil memiliki kemampuan auditori yang cukup bagus sehingga membantu proses belajar di rumah untuk menunjang prestasi akademisnya di sekolah. Mengetahui Ibu Zata tergabung juga dalam komunitas blogger, ia berharap kelak orangtua-orangtua lainnya juga dapat memahami profil kognitif anaknya terlebih dahulu agar dapat membantu anak mencapai potensinya sesuai kelemahan dan kekuatan anak.


Ari Kunwidodo selaku Direktur Utama PT Melintas Cakrawala Indonesia menyampaikan, “Tema How to Discover Your Child’s Potential diangkat karena banyak orang tua yang bersemangat membantu anaknya untuk sukses namun ternyata upayanya justru kadang membuat anak itu sendiri menjadi enggan berusaha lebih giat. Diharapkan setelah acara ini, para orang tua yang datang dapat berbagi ilmu mengenai parenting ke orangtua yang lain dan sadar pentingnya memahami profil kognitif anak sejak dini.”


So, how to discover our child's potential?









Dan beberapa buku dari @pestabaca ini dapat menjadi salah satu cara untuk mengembangkan potensi belajar anak-anak kita:



Oh ya, bagi penggemar Chris Evans, Film "Gifted" bisa jadi rekomendasi untuk ditonton berhubungan dengan tema sharing session kali ini loh :)
Terima kasih melintascakrawala.id untuk sharing sessionnya yang bergizi! Sampai bertemu di sharing session bersama mamacommid selanjutnya!